Jelang Pelantikan Joe Biden, Rupiah Catat Hatrcik

jelang-pelantikan-joe-biden-rupiah-catat-hatrcik Tiga hari berturut-turut, rupiah menguat.. (net)

PINDAINEWS  -- Dalam tiga hari terakhir pekan ini, rupiah menunjukkan progres yang positif. Untuk ketiga kalinya berturut-turut, rupiah perkasa.

Pada penutupan transaksi antar-bank, Rabu (20/1/2021), rupiah kokoh 30 poin atau 0,21 persen. Kini, posisinya menjadi Rp 14.035 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi sebelumnya, rupiah berada pada levgel Rp 14.065 per dolar AS.

Tadi pagi, pada pembukaan transaksi, rupiah pun kokoh, yaitu pada level Rp 14.058 per dolar AS. Pergerakan rupiah hari ini berada pada posisi Rp 14.035-Rp 14.065 per dolar AS.

Hari ini, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pun menunjukkan, rupiah menguat. Posisinya menjadi Rp 14.065 per dolar AS. Hari sebelumnya, posisi rupiah yakni Rp 14.086 per dolar AS.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, Rabu (20/1/2021), mengemukakan, menguatnya rupiah terpicu oleh perkembangan situasi menjelang pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden.

Selain itu, investor juga fokus pada proposal paket stimulus 1,9 triliun dolar AS yang peruntukannya bagi peningkatan ekonomi dan mempercepat distribusi vaksin Covid-19.

Sentimen domestik yang membuat rupiah kuat, kata dia, yaitu adanya pemberlakuan stimulus berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) bernilai sebagai upaya membantu masyarakat beraktivitas lagi. 

"Optimisme pemerintah dalam penanganan Covid-19 perlu diapresiasi oleh seluruh masyarakat. Karenanya, seluruh kalangan wajib membantu dan turut menyukseskan program pemerintah itu, sehingga modal asing kembali masuk pasar finansial dalam negeri," tutup Ibrahim.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar