Bina Marga Alami Refocussing Anggaran, Nominalnya Rp 7 triliun

bina-marga-alami-refocussing-anggaran-nominalnya-rp-7-triliun Sebuah proyek jalan tol yang digarap Bina Marga.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Berkenaan dengan pengalokasian dana, refocussing atau pengalihan dana menjadi sebuah hal yang wajar. Kondisi itu dialami Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara mewartakan, dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu, (27/1/2021), Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian, memperkirakan, anggaran tahun ini terkena refocussing yang nilainya sekitar Rp 7 triliun.

Hedy menjelaskan, pengalihan dana ini terfokus pada sejumlah pekerjaan yang bersifat pembangunan. Akan tetapi, lanjutnya, untuk program padat karya dan sebagainya, pihaknya berusaha untuk tidak melakukan refocussing.

Hedy meneruskan, saat ini, pihaknya masih membahas dan mendiskusikan refocussing itu. Hal-hal yang bersifat pembangunan atau kesiapan pembangunan, yang desainnya belum siap, tegas dia, pihaknya melakukan penundaan.

Tahun ini, ungkapnya, pagu anggaran Bina Marga bernilai Rp 53,96 triliun. Sebesar Rp 51,35 triliun di antaranya, adalah program infrastruktur konektivitas. Sisanya, sambung dia, yakni Rp 2,61 triliun, peruntukannya bagi program dukungan manajemen.

Soal infrastruktur konektivitas, jelasnya, alokasinya terdiri atas pembangunan jalan bernilai Rp 15,96 triliun serta pembangunan jembatan dan flyover-underpass bernominal Rp 7,29 triliun. Lalu, sambungnya, pembangunan preservasi jalan dan jembatan sebesar Rp 24,58 triliun dan pembangunan jalan tol Rp 3,52 triliun.

Tentang program padat karya tunai, yang merupakan bagian program preservasi jalan dan jembatan, Hedy menuturkan, alokasinya Rp 3,01 triliun. "Dana itu,  teridir atas padat karya rutin jalan dan jembatan bernilai Rp 1,51 triliun dan revitalisasi drainase Rp 1,5 triliun," tutupnya.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar