Ini Jurus LIPI Populerkan Olahan Tempe Dalam Kemasan

ini-jurus-lipi-populerkan-olahan-tempe-dalam-kemasan Ini Jurus LIPI Populerkan Olahan Tempe Dalam Kemasan. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Tempe sudah sangat dikenal oleh masyarakat karena selain murah juga bisa menjadi berbagai olah dengan banyak cita rasa.

Terkait dengan hal itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendorong masyarakat di berbagai daerah mendukung diversifikasi aneka olahan tempe yang dikalengkan untuk diperkenalkan di pasar lokal maupun internasional.

"Karena kita tahu tempe ini adalah makanan khas Indonesia yang memiliki nilai gizi tertentu yang sulit ditemukan di makanan lain," ujar Kepala Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam (BPTBA) LIPI Yogyakarta Satriyo Krido Wahono dikutip dari LKBN Antara. Sabtu (6/1/2021)

Satriyo mengatakan saat ini baru ada tujuh olahan tempe yang telah dikalengkan yakni tempe kari, tempe bacem, tempe gurih, tempe sambel, tempe sayur lombok ijo, tempe air garam, dan sari tempe kental manis.

Adapun yang telah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru tempe bacem kaleng.

"Tempe kari kaleng pada 2007 sudah dapat izin edar saat produk awal setelah penelitian. Tapi gagal menembus pasar sehingga izin edarnya sudah kedaluwarsa," ujarnya.

Namun, Ia yakin masih banyak ragam olahan tempe berbagai pelosok Nusantara yang potensial untuk dikalengkan.

"Inisiatif awal pengalengan tempe, kata dia, bermula pada saat digalakkan Program Makan Tempe pada masa Orde Baru sekitar tahun 1970-an. LIPI yang berada di Bandung kemudian mengembangkan teknologi pengalengannya." Tandasnya. 

Editor: DARMO SURYO

Komentar