Jelang Imlek, Rupiah Terus Menggeliat

jelang-imlek-rupiah-terus-menggeliat Petang ini, rupiah perkasa 10 poin atau 0,07 persen.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Sehari menjelang Imlek 2021, pergerakan rupiah terus  menggeliat. Pada penutupan transaksi antar-bank, Kamis (11/2/2021) petang, rupiah terus menggeliat.

Petang ini, rupiah perkasa 10 poin atau 0,07 persen. Posisinya menjadi Rp 13.973 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi sebelumnya, rupiah pada level Rp 13.983 per dolar AS.

Namun, saat pembukaan transaksi tadi pagi, rupiah memang sempat terkoreksi. Ketika itu, rupiah berada pada level Rp 13.985 per dolar AS. 

Hari ini, pergerakan rupiah tergolong positif. Kisarannya, yakni Rp 13.968-Rp 13.998 per dolar AS.

Kokohnya rupiah pun terlihat pada Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), yang petang ini, menunjukkan, mata uang Merah Putih ini sedikit terkoreksi, yaitu pada level Rp 14.011 per dolar AS. Posisi sebelumnya, yaitu Rp 13.989 per dolar AS.

Kepada Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, berpendapat, pergerakan positif rupiah dipengaruhi pernyataan Gubernur Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.

Powell, kata Ibrahim, memperingatkan, pasar kerja AS masih jauh dari pemulihan ekonomi secara penuh. Karenanya, ucap dia, Powell menyerukan upaya nasional secara meluas yang bisa membuat publik Negeri Paman Sam beraktivitas.

Faktor lainnya, tambah dia, prediksinya, pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada pekan depan, bank sentral Indonesia ini mengoreksi suku bunga acuannya sebesar 25 basis points (bps) atau menjadi 3,5 persen.

"Jika BI mengoreksi suku bunga acuan menjadi 3,5 persen, bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan berpengaruh positif pada rupiah," ujar Ibrahim.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar