Ada Blank Spot SMA/SMK Negeri, Ini Solusi dari Komisi V DPRD Jabar

ada-blank-spot-smasmk-negeri-ini-solusi-dari-komisi-v-dprd-jabar Hilangkan Blank Spot SMA/SMK Negeri, Ini Solusi dari Komisi V DPRD Jabar. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Harus diakui jika tidak semua kecamatan di Provinsi Jawa Barat memiliki sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri. Hal ini tentu saja akan menyulitkan siswa diwilayah tersebut untuk mendaftar ke SMA/SMK negeri. 

Terkait dengan hal itu, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Dadang Kurniawan mengatakan, dari 19 kecamatan di Jabar, saat ini sudah ada dua kecamatan yang mengajukan pendirian SMA/SMK negeri agar tidak terjadi titik kosong atau bank spot).

"Dua kecamatan yang sudah mengajukan adalah Kecamatan Binong Kabupaten Subang dan Kecamatan Tengah Tani Kabupaten Cirebon" Ujar Dadang. Jumat (19/08/2021)

Dengan bersumber dari aspirasi masyarakat, ungkapnya, pembangunan dua SMA / SMK Negeri di kawasan tersebut bisa menjadi solusi untuk menghilangkan titik kosong. Hal ini tentu harus mendapat dukungan dari semua pihak agar dalam perjalanannya tidak ada proses yang biasanya menjadi hambatan saat ada perbedaan kewenagan antar instansi.

"Harus diperhatikan utamanya yang menyangkut aset, tidak lagi ditemukan, sehingga tidak membuat prosesnya menjadi lambat," Tandasnya.

Dihimpun dari berbagai sumber, untuk SMAN di Kecamatan Binong, diharapkan mulai bisa menerima peserta didik tahun ajaran 2021/2022. Untuk sementara ketika sudah dilakukan PPDB, peserta didik akan berkegiatan di SMPN 1 Binong yang lokasinya berseberangan dengan lokasi akan dibangunnya SMAN 1 Binong.

Sedangkan untuk SMAN di Kecamatan Tengah Tani, diperkirakan baru bisa menerima peserta didik pada tahun ajaran 2022/2023.


Editor: DARMO SURYO

Komentar