Sebanyak Ini Nilai Penjualan ORI-019

sebanyak-ini-nilai-penjualan-ori-019 Nilai Penjualan ORI-019 capai Rp 26 triliun.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Berbagai upaya dilakukan pemerintah secara gencar untuk menopang sistem dan kondisi finansial negara. Satu di antaranya, melalui penerbitan Obligasi Negara Ritel seri ORI019.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, pemerintah, melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, menyatakan, penjualan Obligasi Negara Ritel seri ORI019 bernilai Rp 26 triliun.

Rencananya, pemanfaatan hasil penjualan Obligasi Negara Ritel seri ORI019 itu untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Di antaranya, agenda program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kepala Seksi Pendalaman Pasar dan Perluasan Basis Investor Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan, Antonius Dyan, berpendapat, dalam hal penggunaan skema transaksi berbasis online, hasil penjualan Obligasi Negara Ritel seri ORI019 itu merupakan rekor tertinggi, termasuk tradable ORI dan sukuk ritel.

Antonius menilai penjualan ORI019 itu sangat memuaskan. Pasalnya, penerbitan obligasi negara pada semester II. Namun, tahun ini, jelasnya, penerbitannya yang dilatarbelakangi berbagai pertimbangan, pada pada awal tahun. 

"Salah satu pertimbangan penerbitan ORI019 pada awal tahun yaitu kebutuhan pembiayaan APBN untuk mengatasi pandemi yang masih berlangsung. Pertimbangan lainnya, kondisi masyarakat yang pada akhir tahun lalu sempat terdampak Covid-19," tandas Antonius.

Dia berpendapat, antusiasme masyarakat atas kehadiran Obligasi Negara Ritel ORI019 sangat besar. Hal itu, jelasnya, tercermin pada upaya-upaya pemerintah untuk menambah kuota selama masa penawaran, yaitu yang awalnya Rp 10 triliun, lalu berkembang menjadi Rp25 triliun, dan kini Rp 26 triliun.

Antonius menyebutkan, terdapat 48.731 investor yang berinvestasi Obligasi Negara RItel ORI019. Sebanyak 22.268 investor di antaranya atau 45,7 persennya merupakan investor baru. Menariknya, sambung dia, sebanyak 1.925 investor membeli ORI019 dalam harga pembelian minimum, yakni Rp1 juta.

Berdasarkan jumlah investor, ungkap dia, generasi milenial mendominasi investor Obligasi Negara Ritel ORI019, yakni 37,5 persen. Akan tetapi, lanjutnya, secara nominal, masih didominasi generasi baby boomers, sebesar 38,6 persen.

Antonius melanjutkan, berdasarkan profesi, investor Obligasi Negara Ritel ORI019 didominasi pegawai swasta, yaitu 33,8 persen. Secara nominal, wiraswasta masih menjadi investor dominan, yaitu 46,6 persen.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar