Di Jakarta, 99 persen Kelistrikan di Wilayah Banjir Pulih

di-jakarta-99-persen-kelistrikan-di-wilayah-banjir-pulih Sekitar 99 persen listrik di kawasan banjir Jakarta pulih.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Banjir cukup hebat akibat derasnya hujan yang berintensitas tinggi menyebabkan banyak kawasan di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta terendam banjir. 

Sebagai upaya pengamanan, PT PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) memadamkan aliran listrik 4,7 juta pelanggannya di kawasan-kawasan banjir kota yang dulunya bernama Jayakarta ini. Seiring dengan surutnya banjir, PT PLN (Persero) melakukan normalisasi pasokan. 

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, hari ini, sebanyak 99 persen pelanggan PT PLN (Persero) di Jakarta, khususnya, kawasan yang terendam banjir, normal lagi.

"Kami menyalakan listrik bagi 99 persen pelanggan korban banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya," tandas General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya, Doddy B. Pangaribuan. 

Doddy mengutarakan, hingga siang hari ini, secara total, sebanyak 492 gardu yang terendam banjir berfungsi secara normal. Selain itu, sambungnya, sebanyak 145 ribu lebih pelanggan kembali teraliri listrik.

Pemulihan itu, jelasnya, pihaknya lakukan setelah memastikan bahwa kondisi dan situasinya benar-benar aman. Ini, jelasnya, demi keamanan dan keselamatan masyarakat.

Banjir yang melanda DKI Jakarta itu, ujarnya, merendam sebanyak 500 gardu. Karenanya, demi demi keselamatan warga, tegas dia, pihaknya menon-aktifkan listrik bagi 146 ribu pelanggan.

Di DKI Jakarta, ungkapnya, secara total, pihaknya memiliki 4,7 juta pelanggan. Pelanggan yang mengalami pemutusan listrik sementara akibat banjir itu, ucapnya, tidak melebihi 1 persen total pelanggannya.

Sebagai antisipasi dan pengamanan kelistrikan ketika terjadi banjir, Doddy mengutarakan, pihaknya 38 unit perahu karet. Selain itu, lanjutnya, pihaknya pun menyiagakan 2.371 personel, 10 unit genset, 41 unit UPS, 23 unit gardu bergerak, 7 unit kabel bergerak, 15 unit trafo bergerak, termasuk 7 kendaraan deteksi serta operasional di DKI Jakarta dan sekitarnya.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar