Masih Bandel Langgar Jam Operasional, Satgas Covid Siap Perberat Hukum

masih-bandel-langgar-jam-operasional-satgas-covid-siap-perberat-hukum Masih Bandel Langgar Jam Operasional, Satgas Covid Siap Perberat Hukuman. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung -- Membandelnya para pelanggar jam operasional Perwal (Peraturan Wali Kota)  No. 4 Tahun 2021 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional Kota Bandung,  Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna godog wacana penyegelan tempat usaha yang melanggar akan disegel selama 14 hari. 

Seperti kita tahu, sebelumnya para pelanggar jam operasional Perwal No. 4 tahun 2021 dikenakan sanksi penyegelan 3 hari serta membayar denda Rp 500.000. 

"Sedang diproses tapi jadi dan tidaknya bagaimana hasil dari finalisasi pembahasan. Tapi kemarin itu menjadi bahan input yang kami lemparkan kepada pimpinan forum di ratas," ungkapnya, usai menghadiri Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Secara Virtual dilanjutkan dengan Peringatan HPSN Tingkat Kota Bandung, Senin (22/2). 

Dikatakan Ema, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial sebagai Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung telah memerintahkan finalisasi pembahasan tersebut selesai pada hari ini.

"Kalau itu final dan terjadi perubahan, tentunya kami akan menyerahkan kembali kepada pemegang otoritas kewenangan. Artinya di sana Perwal akan ada perubahan," tuturnya.

Ema juga mengaku telah melakukan 'Operasi Senyap' guna meninjau langsung pelanggaran yang terjadi di lapangan. "Faktanya pelanggaran itu nyata ada, makanya ini akan menjadi pemikiran kita. Kenapa hal itu pun menjadi penguatan di saat penegakkan hukum itu harus lebih maksimal," katanya.

Apalagi ditegaskannya,  fakta di lapangan memang diketahui langsung.  "Jujur saja kita isitilahnya tidak meminjam mata dan telinga. Kita saksikan sendiri pelanggaran itu masih ada," tutupnya. 

Editor: DARMO SURYO

Komentar