Apa Kata Polisi Soal Penutupan Jalan di Kota Bandung?

apa-kata-polisi-soal-penutupan-jalan-di-kota-bandung Pentupan jalan pada salah satu ruas di Kota Bandung.. (antaranews.com)

PINDAINEWS, Bandung  --  Hingga kini, jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung beserta segenap unsurnya, termasuk Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung melakukan upaya-upaya untuk mencegah, meminimalisir, sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Di antaranya, menutup 23 ruas jalan di Kota Kembang.

Jajaran Polrestabes pun mengklaim bahwa penutupan ke-23 ruas jalan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu cukup ampuh mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Data Dinas Kesehatan (Kota Bandung) menunjukkan, tingkah kesembuhan masyarakat pada titik-titik yang mengalami penutupan ruas jalan mengalami kenaikan. Penyebaran Covid-19 turun 25 persen," tandas Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Bandung Bandung, Komisaris Polisi (Kompol) M Rano Hadianto, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Bandung, Selasa (22/2/2021). 

Rano menyatakan, penutupan ruas jalan itu bergulir setiap pukul 18.00 WIB. Hal itu, terangnya, sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya aktivitas dan kerumunan masyarakat.

Namun, efek pemberlakuan itu, cukup kerap terjadi penumpukan kedaraan. Meski demikian, Rano menyatakan, agenda penutupan ruas jalan itu berlangsung feksibel, yakni ketika usai jam bekerja atau beraktivitas rutin.

Dia menegaskan, penutupan ruas jalan masih terus bergulir sampai terbitnya putusan baru. "Kalau ada pernyataan bahwa situasinya kondusif dan para pimpinan menyatakan clear, normalisasi ruas jalan kembali berlangsung. Yang jelas, kami harap, penutupan itu bisa meminimalisir kerumunan publik, yang bisa menyebabkan terjadinya klaster penyebaran Covid-19," tutup Rano.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar