Listrik di kawasan banjir Jakarta 100 Persen Normal

listrik-di-kawasan-banjir-jakarta-100-persen-normal Pasokan listrik di kawasan Jakarta yang terkena banjir normal lagi.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Akibat guyuran hujan deras berintensitas tinggi, pada akhir pekan kemarin, sejumlah kawasan di Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta terendam banjir. Dalam musibah itu, sebanyak 500 gardu listrik turut terendam.

Karenanya, demi keamanan, kondisi itu menyebabkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) memutus pasokan listrik, khususnya, pada kawasan yang terendam banjir.

Namun, melalui berbagai proses perbaikan dan normalisasi, akhirnya, pasokan listrik pada kawasan terendam banjir, hari ini, 100 persen normal. Hal itu terjadi seiring dengan beroperasinya lagi 500 gardu yang sempat terendam banjir tersebut.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan, tim PT PLN (Persero) memulihkan lagi 500 gardu dan pasokan listrik bagi 146 ribu pelanggan DKI Jakarta dan sekitarnya akibat terendam banjir.

"Pagi ini, pukul 05.00, gardu terakhir, kawasan Kemang, beroperasi lagi," tandas Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, Selasa (23/2/2021).

Sebelumnya, ungkap Agus, Menteri ESDM, Arifin Tasrif, meminta jajaran PT PLN (Persero) mengevaluasi penanganan pelayanan listrik bagi masyarakat terdampak banjir. Yakni, jelasnya, mengedepankan prosedur keamanan secara ketat.

Sebagai upaya antisipasi terjadinya curah hujan tinggi yang bisa berakibat banjir, khususnya wilayah DKI Jakarta, kata dia, PT PLN (Persero) menyiagakan 38 perahu karet sebagai upaya pengamanan kelistrikan saat banjir.

Selain itu, di DKI Jakarta dan sekitarnya, PT PLN (Persero) menyiagakan 2.371 personel, 10 unit genset, 41 unit UPS, 23 unit gardu bergerak, 7 unit kabel bergerak, 15 unit trafo bergerak, dan 7 kendaraan deteksi dan operasional.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar