Lima Kota-Kabupaten di Jabar Resmi Punya Pemimpin Baru

lima-kota-kabupaten-di-jabar-resmi-punya-pemimpin-baru Lima kota-kabupaten di Jabar resmi punya pemimpin baru.. (antaranews.com)

PINDAINEWS, Bandung - Setelah melalui berbagai proses, mulai tahap penjaringan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Jabar 2020, perhitungan suara, dan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Daerah (KUPD) kota-kabupaten, akhirnya, lima kota-kabupaten di Jabar resmi punya pemimpin baru.

Kelima pemimpin atau kepala daerah baru itu yakni Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kota Depok. Hari ini, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengambil sumpah dan melantik kelima kepala daerah tersebut.

Mereka yang menjalani pelantikan yang berlangsung di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Bandung, Jumat (26/2/2021) tersebut yakni Bupati-Wakil Bupati Pangandaran 2021-2026, Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan. Kemudian, Bupati-Wakil Bupati Indramayu 2021-2026, Nina Agustina-Lucky Hakim.

Berikutnya Bupati-Wakil Bupati Sukabumi 2021-2026, Marwan Hamami -Iyos Sumantri. Lalu, Bupati-Wakil Bupati Karawang 2021-2026, Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh. Selanjutnya, Wali Kota-Wakil Wali Kota Depok 2021-2026, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono.

Khusus Wali Kota Depok, Mohammad Idris tidak bisa hadir karena dalam kondisi sakit. Karenanya, pelantikan Mohammad Idris sebagai Wali Kota Depok berlangsung secara on-line.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, dalam amanatnya, Emil, sapaan akrabnya, menyampaikan, para kepala daerah baru itu bertugas secara baik dan menjaga integritas serta profesionalisme.

Ada tiga pesan yang disampaikan mantan Wali Kota  Bandung ini kepada lima pasangan kepala daerah yang baru itu. Yakni, sebutnya, menjaga benteng integritas karena banyak kepala daerah berguguran ketika integritasnya terganggu.

Selanjutnya, melayani masyarakat secara ikhlas. Terlebih pada masa pandemi Covid-19, ujarnya, banyak orang emosional, stres, ekonomi terpuruk, dan lainnya. "Jadi, masyarakat butuh pemimpin yang sabar, ikhlas, dan turun ke masyarakat," ujarnya.

Pesan terakhir, kata Emil, yaitu profesionalisme. 

Emil berpendapat, para kepala daerah yang baru, sebaiknya, menerapkan teori-teori dan kiat-kiat baru untuk mengatasi beragam permasalahan sekaligus membangun daerahnya. Pola-pola lama, lanjutnya, sulit penerapannya karena perkembangan situasi dan kondisi yang dinamis.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar