Ribuan Hektare Kawasan Kumuh di Jabar Mulai Ditata

ribuan-hektare-kawasan-kumuh-di-jabar-mulai-ditata Ribuan hektar kawasan kumuh di Jabar segera ditata.. (antaranews.com)

PINDAINEWS, Bandung --  Melakukan penataan sebuah kawasan agar memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk kawasan kumuh, menjadi sebuah agenda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar.

Diwartakan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Disperkim Jabar berencana menata kawasan atau lahan kumuh. Berdasarkan data terkini, luas kawasan kumuh itu mencapai 2.000 hektare. "Mayoritas, berlokasi di perkotaan," tandas Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar, Boy Iman Nugraha,, Jumat (26/2/2021).

Lokasi kawasan kumuh itu, jelasnya, tersebar di berbagai daerah. Penataannya, jelas dia, merupakan kewenangan Pemprov Jabar.

Boy menegaskan, saat ini, pihaknya menyusun dan mengalkulasi ulang luas kawasan kumuh di Jabar. Hal ini, terangnya, agar penataan kawasan kumuh sejalan dengan program pemerintah pusat.

Penghitungan ulang kawasan kumuh itu, jelasnya, berkaitan dengan penetapan program kerja hingga 2026. Jadi, cetusnya, pada 2026, penataan ini harus tuntas. "Kami siap menuntaskan kawasan pemukiman mulai sampah, air minum, sanitasi," sahut Boy.

Tentang Gerakan Nyeupah, Boy menjelaskan, ini merupakan gerakan moral melalui aktivitas Nyetor Sampah dari setiap rumah tangga pegawai Disperkim Jabar pada Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Disperkim. Jad, ucap dia, gerakan ini sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan, yang titik awalnya lingkungan terkecil.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar