Langgar PPKM, Pemkot Bekasi Tunjukkan Sikap Tegas

langgar-ppkm-pemkot-bekasi-tunjukkan-sikap-tegas Petugas Pemkot Bekasi segel sebuah tempat usaha yang langgar PPKM.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Pada masa pandemi Covid-19, pemerintah memberlakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisir, memerangi, sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Seiring dengan terbitnya regulasi PPKM itu, yang di antaranya, berupa jam operasional, pemerintah menyiapkan sejumlah sanksi bagi para pelanggarnya. Sikap tegas kepada para pelanggar PPKM itu ditunjukkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara mewartakan, sebagai bentuk sikap tegas, Pemkot Bekasi menyegel 18 tempat usaha. Penyegelan itu karena belasan tempat usaha itu melanggar ketentuan PPKM Kota Bekasi.

"Mereka melanggar ketentuan PPKM selama periode 11 Januari-25 Februari 2021," tandas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi, Abi Hurairah, Minggu (28/2/2021).

Abi mengemukakan, ke-18 tempat usaha itu terdiri atas berbagai jenis. Yaitu, sebutnya, 5 di antaranya berupa restoran. Lalu, kata dia, 5 lainnya berupa kafe. Selanjutnya, ucap dia, 5 warung internet (warnet). Tiga lainnya, ujar dia, di antaranya berupa 2 tempat hiburan malam dan 1 toko ritel.

"Kami menyegel ke-18 tempat usaha itu karena para pemilik dan pengelolanya tidak mengindahkan teguran dan aturan PPKM. Bentuk pelanggarannya, berupa jam operasional," ungkapnya.

Sejatinya, sahut Abi, sebelum penyegelan, pihaknya mengimbau para pemilik dan pengelola ke-18 tempat usaha itu. Bentuknya, tambahnya, mulai imbauan, teguran, sampai pada peringatan persuasif. Sayangnya, sesal Abi, para pengelola dan pemilik itu tetap bandel sehingga pihaknya menyegel belasan tempat usaha tersebut.

Pihaknya, imbuh dia, meminta para pengelola dan pemilik ke-18 tempat usaha itu supaya membuat surat pernyataan yang isinya tidak mengulangi kesalahan yang sama. "Penyegelan itu sebagai upaya kami untuk memberi efek jera," tukasnya.

Selain menyegel 18 tempat usaha, Abi melanjutkan, pada periode sama, pihaknya pun memberikan sanksi teguran kepada beberapa pemilik usaha lain yang juga melanggar aturan PPKM. 

Berkenaan dengan hal itu, Abi menuturkan, sanksi teguran itu bagi 55 restoran, 47 kafe, 11 warnet, 5 tempat hiburan malam, dan 3 toko ritel. "Jika masih melanggar, sanksinya sama seperti 18 tempat usaha yang telah kami segel," kata dia.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar