Kemenag Buka Beasiswa Sarjana ke Timur Tengah

kemenag-buka-beasiswa-sarjana-ke-timur-tengah Jajaran Kementerian Agama (Kemenag) RI tengah membahas persiapan seleksi mahasiswa S1 ke Timur Tenga. (net)

PINDAINEWS--Kementerian Agama (Kemenag) RI tengah mempersiapkan seleksi calon mahasiswa S1 (sarjana) ke Timur Tengah tahun 2021. 

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam tengah mematangkan persiapan studi tersebut, di mana salah satu bahasan yang dilakukan terkait prosedur keberangkatan penerima beasiswa. 

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Suyitno menyampaikan bahwa semua proses pemberangkatan mahasiswa ke timur tengah atau negara lain, utamanya yang melibatkan Kemenag RI, merupakan bentuk kerjasama antar pemerintah dengan pemerintah. 

‚ÄúSemua harus dilakukan dengan aturan dan regulasi yang telah diatur oleh negara, jangan sampai ada pemberangkatan yang tidak sesuai prosedur lagi," kata Suyitno, dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Minggu (7/3/2021). 

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerjasama Nuruzzaman, Direktur Timur Tengah dan Afrika Kementerian Luar Negeri Bagus Hendrayaning Kobarsih, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Cairo-Mesir Bambang Suryadi, Ketua Pusat Bahasa PTKIN, PUSIBA dan OIAA.

Hal lain yang menjadi perhatian adalah kriteria penerima beasiswa. Suyitno meminta para calon mahasiswa yang akan berangkat dipastikan memiliki tiga syarat yang ditetapkan.

Syarat pertama, kemampuan bahasa yang bagus sebagai ilmu alat dalam belajar dan komunikasi; kedua, kompetensi akademik yang kuat agar proses pembelajaran bisa selesai dengan tepat waktu; dan ketiga, memiliki komitmen wawasan kebangsaan terhadap NKRI dan pemahaman Islam Wasathiyah. 

Sementara Staf Khusus Menag Bidang Kerjasama Nuruzzaman menyoroti pentingnya penerapan protokol kesehatan dalam proses seleksi mahasiswa S1 ke Timur Tengah. Apalagi sebelumnya, seleksi sempat ditunda tahun 2020 dikarenakan situasi pandemi covid-19.

"Seleksi mahasiswa S1 ke Timur Tengah tahun ini harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19," pesan Nuruzzaman. 

Editor: Haris Pam

Komentar