Badan Geologi: Laut Banda Pernah Terjadi 4 Kali Tsunami Sejak 1600-an

badan-geologi-laut-banda-pernah-terjadi-4-kali-tsunami-sejak-1600-an PVMBG menjelaskan, lokasi gempa bumi yang terletak di laut pada koordinat 5,64°LS dan 130,89°BT, pad. (PVMBG)

PINDAINEWS--Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG)Badan Geologi, Andini menjelaskan soal gempa bumi dengan magnitudo (M5,8), yang terjadi pada hari ini, Minggu (7/3/2021) pukul 08:22:10 WIB di Laut Banda, Provinsi Maluku. 

Ia menegaskan, gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami meskipun lokasi pusat gempa bumi terletak di laut, karena energinya tidak cukup kuat untuk memicu terjadinya tsunami.

Namun menurut catatan dari Badan Geologi, sumber gempa bumi penunjaman di Laut Banda diperkirakan pernah memicu terjadinya tsunami pada tahun 1629, 1674, 1852, dan 1938. Di samping dari aktivitas penunjaman, sumber pembangkit tsunami lainnya diperkirakan dari longsoran cekungan Weber yang dapat terjadi apabila dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat.  

Lokasi gempa bumi yang terletak di laut pada koordinat 5,64°LS dan 130,89°BT, pada kedalaman 10 km itu, berjarak sekitar 205 Kilometer barat Kota Langgur (ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku). 

Hingga laporan ini dibuat, lanjut dia, belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan yang ditimbulkan meskipun guncangannya terasa sampai daerah Kabupaten Maluku Tenggara pada skala III MMI (Modified Mercally Intensity). 

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti arahan dan informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat, dan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai  gempa bumi dan tsunami. Masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang kekuatannya semakin mengecil.

Editor: Haris Pam

Komentar