Tegas, Viking Tolak Aksi-aksi Rasis para Suporter

tegas-viking-tolak-aksi-aksi-rasis-para-suporter Viking Persib.. (net)

PINDAINEWS, Bandung -- Aksi rasisme dan tingkah polah yang bisa memicu perseteruan bisa terjadi dalam hal apa pun, tidak terkecuali sepak bola. Dasar itu yang membuat wadah suporter terbesar di Indonesia, Viking Persib Fans Club, menyatakan perang terhadap rasisme.

Sikap tegas organisasi yang berdiri pada awal dekade 1990-an ini mereka tunjukkan melalui kehadiran Album Kompilasi Volume III. "Kami menentang sikap rasisme dalam sepak bola Indonesia. Karenanya, Album Kompilasi Volume III ini berjudul Melawan Rasis," tandas Perdana Menteri Viking Persib Fans Club, Yuddy Baduy, saat rilis Album Kompilasi Volume 3 di kawasan Jalan Burangrang Bandung.

Melalui album ini, jelas Baduy, pihaknya ingin seluruh supporter di tanah air, khususnya, Viking Persib Fans Club, tidak berpikiran, bertindak, dan bersikap rasisme, baik saat pertandingan berlangsung maupun di luar arena. "Itu diawali oleh para bobotoh selaku pelopornya," kata Baduy.

Baduy mencontohkan beberapa sikap rasis yang pihaknya hindari. Misalnya, jelas dia, bersikap atau berkata-kata kasar yang memancing pertengkaran antar-supoerter. Termasuk, jelasnya, menolak pembuatan merchandise yang bernuansa mendiskreditkan klub lain.

Ketua Umum Viking Persib Fans Club, Heru Joko, menambahkan, pihaknya siap bersikap tegas kepada para anggotanya yang melakukan aksi yang bernuansa rasis. "Tentu ada sanksinya. Bentuk sanksi terberat, yakni pencoretan sebagai anggota," tegas Heru.

Baduy menimpali, tentunya, sebelum sanksi terberat itu, ada beberapa tahap sanksi bagi para anggotanya yang melakukan aksi rasis. Misalnya, melalui pemanggilan anggota. Lalu, sambungnya, memberikan teguran. "Puncaknya, pencoretan keanggotan, yakni mencabut kartu anggota," tutup Baduy.

BACA JUGA : 



Pesan Album Kompilasi Ketiga Viking: No Rasisme


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar