Soal Ramadan, Pemprov Jabar Ikuti Aturan Pemerintah Pusat

soal-ramadan-pemprov-jabar-ikuti-aturan-pemerintah-pusat Tahun ini, pemerintah membolehkan Salat Tarawih di luar rumah.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS, Bandung  -- Tahun lalu, saat Ramadan, pemerintah memutuskan untuk tidak mengizinkan agenda Salat Tarawih pada masjid-masjid. Hal itu sebagai upaya untuk mencegah, meminimalisir, sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Tahun ini, pemerintah membolehkan pelaksanaan Salat Tarawih pada masjid-masjid. Namun, karena masih masa pandemi Covid-19, ada persyaratan dalam pelaksanaan Salat Tarawih di luar rumah, misalnya, pada masjid-masjid.

Yakni, tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat. Kemudian, membatasi kapasitas jamaah atau bersifat komunitas alias yang saling mengenal.

Menanggapi hal itu, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk (Perseroda) alias bank bjb, yang diikuti 33 bupati-wali kota se-Jabar dan Banten di Trans Luxury Hotel, Jalan Jenderal Gatotsubroto Bandung, Selasa (6/4/2021), Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menyatakan, pada dasarnya, pihaknya mengikuti aturan pemerintah.

"Kami, Pemprov (Pemerintah Provinsi) Jabar senantiasa mengikuti apa yang menjadi ketetapan (pemerintah) pusat. Begitu juga dengan pelaksanaan ibadah Saat Tarawih pada masjid-masjid saat Ramadan," tandas Emil, sapaan orang nomor satu di Tatar Pasundan ini.

Tidak hanya itu, Emil pun menyatakan, pada Ramadan, program Vaksinasi Covid-19 terus bergulir. Hal itu, jelasnya, sebagai upaya jajarannya mendukung agenda pemerintah untuk menanggulangi, meminimalisir, sekaligus memutus mata ranta penyebaran SARS-Cov-2 di Jabar.

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 saat Ramadan, jelasnya, tetap berlangsung pada waktu siang. Dia berpendapat, jika saat malam, waktu pelaksanaannya sangat terbatas dan singkat.

"Kalau malam, setelah buka, masyarakat kan Salat Magrib, berlanjut Salat Isya dan kemudian Tarawih. Waktunya sangat singkat. Jadi, Vaksinasi Covid-19 tetap pada waktu siang, tidak ada yang berubah. Yang berubah, hanya tidak santap siang," tutup mantan Wali Kota Bandung ini.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar