Status Tiga Polisi Unlawful Killing Menjadi Tersangka

status-tiga-polisi-unlawful-killing-menjadi-tersangka Karo Penam Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Hingga kini, jajaran Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) terus bekerja keras menyelidiki kasus tewasnya enam laskar Front Pembela Islam (FPI) pada ruas tol Jakarta-Cikampek Kilo Meter 50 beberapa waktu lalu, yang masuk katagori Unlawful Killing.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penam) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Mabes Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Rusdi Hartono, menyatakan, penyidik Bareskrim Polri menaikkan status terlapor tiga anggota Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya kasus Unlawful Killing menjadi tersangka.

"Kesimpulan gelar perkara, status terlapor menjadi tersangka," tandas Rusdi, Selasa (6/4/2021). 

Pihaknya, kata Rusdi, menghentikan penyidikan terhadap seorang tersangka berinisia EPZ. Pasalnya, jelas Rusdi, pada 4 Januari 2021 pukul 12.55 WIB, EPZ meninggal dunia. Dasarnya, Pasal 109 Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Meski demikian, tegas Rusdi, pihaknya tetap melanjutkan penyidikan terhadap dua tersangka lainnya, yang hingga kini, inisial-nya belum diungkap Mabes Polri.

Kedua anggota Polda Metro Jaya yang masih menjalani penyidikan itu bebas tugas. Mereka terkena Pasal 338 junto Pasal 351 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP).


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar