Efek Positif PPnBM Mobil Baru Kian Terasa

efek-positif-ppnbm-mobil-baru-kian-terasa Suasana sebuah pameran mobil.. (ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Pada awal Maret 2021, pemerintah memberlakuka stimulus Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan baru bagi mobil-mobil baru berkapasitas mesin maksimal 1.500 cc, berjenis 4x2 atau Two Wheel Drive (2WD), yakni penggerak roda dua, dan berkonten lokal minimal 70 persen. 

Pada 1 April 2021, PPnBM mencakup mobil-mobil baru berkapasitas mesin maksimal 2.500 cc, jenis 4x4 alias Four Wheel Drive (4WD), dan berkonten lokal minimal 60 persen.

Pemberlakuan tersebut sebagai upaya pemerintah untuk menggeliatkan ekonomi, khususnya, sektor otomotif, yang menjadi salah satu trigger perekonomian nasional. Korporasi-korpoasi pembiayaan mulai merasakan efek positif pemberlakuan PPnBM kendaraan itu. Satu di antaranya, PT Adira Dinamika Multi Finance alias Adira Finance.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur Portofolio PT Adira Dinamika Multi Finance, Harry Latif, mengakui bahwa pihaknya mulai dan kian merasakan efek positif PPnBM kendaraan. "Efeknya, terjadi kenaikan pembiayaan kendaraan baru sekitar 20 persen," tandas Harry, Selasa (6/4/2021).

Dia berpendapat, pemberlakuan PPnBM kendaraan sangat membantu dunia otomotif, yang secara tidak langsung, berimbas juga pada sektor pembiayaan. Pada Maret 2021,kata dia, penjualan otomotif mencatat progres positif. Efeknya, sambung dia, perusahaan-perusahaan pembiayaan, termasuk pihaknya, mengalami performa yang positif pula.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar