Penjual Airgun kepada Pelaku Teror Mabes Polri Jadi Tersangka

penjual-airgun-kepada-pelaku-teror-mabes-polri-jadi-tersangka Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Polisi Ahmad Ramadhan.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Beberapa waktu lalu, publik di tanah air dikejutkan oleh aksi nekat seorang perempuan, Zakiah Aini, yang menyerang Markas Besar Kepolisian Republik (Mabes Polri) menggunakan senjata jenis airgun.

Akibatnya, sejumlah petugas yang berjaga di lokasi langsung bertindak tegas. Perempuan yang saat itu mengenakan pakaian gamis, tewas ditembak petugas.

Otomatis, Polri mengusut asal muasal airgun tersebut. Setelah melalui pelacakan selama beberapa hari, akhirnya, pada 1 April 2021, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror meringkus Muchsin Kamal alias Imam Muda Syah Kuala, Banda Aceh. Kuat dugaan, Muchsin menjual airgun kepada Zakiah Aini.

Melansir Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Mabes Polri, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Ahmad Ramadhan, Rabu (7/4/2021), mengemukakan, pihaknya menetapkan penjual Airgun kepada Zakiah Aini itu sebagai tersangka.

"Benar. Statusnya (Muchsin Kemal) sebagai tersangka pemilikan atau penjualan senjata api ilegal," tandas Ramadhan.

Ramadhan menjeaskan, Muchsin Kamal terjerat Pasal 1, Undang Undang (UU) Darurat Nomor 12/1951 tentang Senjata Api. Pihaknya, tegas dia, terus menelusuri berbagai kemungkinan keterlibatan Muchsin Kemal dalam aksi terorisme. Dasarnya, jelas dia, Muchsin Kemal merupakan eks narapidana terorisme di Aceh pada 2010.

Tidak itu saja, tambahnya, pihaknya pun masih menelusuri jasa pengiriman yang digunakan Muchsin Kamal untuk mengirimkan Airgun kepada Zakiah Aini, yang dugaannya, simpatisan ISIS.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar