Keperkasaan Rupiah Tidak Berlanjut, Hari Ini Terkoreksi Lagi

keperkasaan-rupiah-tidak-berlanjut-hari-ini-terkoreksi-lagi Petang ini, rupiah terkoreksi cukup signifikan, yakni 40 poin.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Menjelang akhir pekan ini, perkembangan rupiah kurang menggembirakan. Padahal, selama beberapa hari terakhir, rupiah perkasa.

Pada penutupan transaksi antarbank, Kamis (8/4/2021) petang, rupiah terkulai lagi. Petang ini, rupiah terkoreksi cukup signifikan, yakni 40 poin atau 0,28 persen.

Akibatnya, rupiah berada pada posisi Rp 14.535 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi penutupan sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.495 per dolar AS.

Tadi pagi pun, yakni ketika pembukaan transaksi, rupiah terkulai. Saat itu, rupiah drop pada posisi Rp 14.523 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada level Rp 14.510-Rp 14.570 per dolar AS.

Sama halnya dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), yang hari ini, menunjukkan, rupiah terkoreksi sehingga posisinya menjadi Rp 14.580 per dolar AS. Hari sebelumnya, mata uang garuda berada pada level Rp 14.513 per dolar AS.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengemukakan, terkoreksinya rupiah karena dolar AS yang petang ini begitu unggul atas mata uang lainnya. 

"Itu terjadi setelah The Federal Reserve (Bank Sentral AS), menyatakan dukungan kebijakannya secara berkelanjutan dalam risalah rapat terbaru sehingga meningkatkan harapan pemulihan ekonomi akibat wabah Covid-19," tandas Ibrahim.

The Federal Reserve, kata Ibrahim, kembali berjanji melanjutkan dukungan kebijakan moneter hingga pemulihan berada pada posisi yang lebih kokoh. 


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar