Keren, Itenas Bandung Kembangkan Motor Roda 3 Bermesin Listrik

keren-itenas-bandung-kembangkan-motor-roda-3-bermesin-listrik Motor Roda Tiga bermesin listrik yang dikembangkan Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung.. (antara)

PINDAINEWS, Bandung--Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung, Jawa Barat melakukan inovasi di bidang otomotif, dengan mengambangkan kendaraan roda tiga bertenaga listrik.

Para Civitas Akademika Itenas Bandung tersebut, hari ini Senin (12/4/2021) melaunching hasil inovasinya, Konversi Kendaraan Roda Tiga Itenas, yatiu kendaraan roda tiga yang semula bermesin bensin, diganti menjadi mesin tenaga listrik baterai.

Ketua Tim Pengembang Moblis sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Itenas, Tarsisius Kristyadi PhD mengatakan, bahwa Itenas terus akan berinovasi dalam mewujudkan program pemerintah dalam penggunaan kendaraan listrik baik untuk transportasi maupun berbagai macam keperluan lainnya.

"Untuk mewujudkan itu selain melalui proses riset, Itenas juga bekerja sama dengan pihak industri untuk pengembangan kendaraan listrik ini. Seperti kendaraan roda 3 hasil konversi dari berbahan bakar bensin menjadi bertenaga listrik berbasis baterai ini, Itenas bekerja sama dengan industrI," kata Tarsisius Kristyadi, seperti dilansir LKBN Antara, Senin (12/4).

Ke depan, kata Tarsisius, kendaraan R3 hasil konversi ini akan diproduksi secara massal melalui kerja sama dengan pabrikan. Atas inovasi tersebut, menurut dia, Itenas kembali diundang oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat untuk memamerkan kendaraan listrik buatannya dalam acara sosialisasi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) di lingkungan Provinsi Jawa Barat dengan tema “Low Carbon Lifestyle Through Electricity” beberapa waktu lalu di Gedung Negara Pakuan Bandung.

Sebelumnya, Itenas telah memamerkan Mobil Listrik Itenas Sergap Senyap. Kini, melangkah ke varian Konversi Kendaraan Roda 3 Itenas.

Konversi Kendaraan Roda 3 Itenas yang memiliki daya motor listrik 3 kW, dan baterai 60 V, 100 Ah ini, memiliki kecepatan 40 km/jam dengan jarak tempuh charge sejauh 50 km. Roda belakang menjadi penggerak pada konversi kendaraan roda 3 ini. Konversi kendaraan roda 3 yang dipamerkan dalam acara ini merupakan hasil pengembangan Itenas Bandung yang bekerja sama dengan PT Jakarta Central Motor.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengaku mendukung semua inovasi-inovasi terkait kendaraan berbasis tenaga listrik. 

"Berikutnya saya mendorong universitas-universitas untuk mengembangkan inovasi kendaraan listrik sehingga ke depannya memiliki standard. Silahkan berlomba-lomba melakukan riset teknologi baterai yang murah dan makin ringan," tuturnya.

Editor: Haris Pam

Komentar