Tahun Ini, Waskita Targetkan Kontrak Puluhan Triliun Rupiah

tahun-ini-waskita-targetkan-kontrak-puluhan-triliun-rupiah Tahun lalu, nilai kontrak baru Waskita Rp 27 triliun.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Berbagai upaya terus dilakukan berbagai korporasi, termasuk yang berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar performa dan kinerja bisnisnya tetap menterang. Itu pun diakukan korporasi BUMN bidang jasa konstruksi, PT Waskita Karya (WK) Tbk (Persero).

Melalui berbagai upaya itu, terbukti, pada 2020, PT Waskita Karya Tbk (Persero) sukses meraih kontrak bernilai puluhan triliun rupiah.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Waskita Karya (Persero) Tbk menyebutkan, bahwa pada 2020, korporasi BUMN ini  berhasil menorehkan nilai kontrak baru bernilai Rp 27 triliun.

Kontrak baru tersebut, mayoritas merupakan proyek infrastruktur konektivitas, yakni sebesar 43 persen. Kemudian, proyek engineering, procurement, & construction (EPC) sebesar 27 persen. 

Selanjutnya, proyek gedung sebanyak 13 persen. Lalu, beberapa kontrak melalui anak perusahaannya sebanyak 9 pesen. Termasuk proyek proyek infrastruktur sumber daya air (SDA) sebesar 8 persen.

Lalu, bagaimana dengan 2021? 

Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk (Persero), Destiawan Soewardjono, mengungkapkan, pihaknya optimistis bahwa  tahun i ni, pihaknya mampu menunjukkan performa positif. Dasarnya, jelas dia, berlangsungnya proses transformasi.

"Tahun ini, kami menargetkan nilai kontrak baru bernilai Rp 26 triliun. Sebesar 80 persen target itu bersumber pada proyek eksternal. Sisanya, yakni 20 persen, merupakan proyek investasi," jeas Destiawan.

Pada sisi lain, RUPST PT Waskita Karya Tbk (Persero) menyetujui rencana penggunaan penerimaan dana Rp 15,3 triliun yang bersumber pada pinjaman perbankan maupun penerbitan obligasi. 

"Hal itu sebagai upaya untuk menyelesaikan pembangunan berbagai proyek yang sedang bergulir," jelas Corporate Secretary PT Waskita Karya Tbk (Persero), Ratna Ningrum.

Seiring adanya penjaminan pemerintah, lanjutnya, kelayakan kredit PT Waskita Karya Tbk (Persero) meningkat. Hal ini, lanjutnya, berdampak pada cost of debt yang lebih kompetitif. 


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar