Soal Limbah Nuklir Jepang, Indonesia Tak Bisa Hanya Diam Saja

soal-limbah-nuklir-jepang-indonesia-tak-bisa-hanya-diam-saja Soal Limbah Nuklir Jepang, Indonesia Tak Bisa Hanya Diam Saja. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Rencana pemerintah Jepang untuk membuang limbah cair radioaktif nuklir PLTN Fukushima ke laut harus terus dipantau oleh pemerintah Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh
Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto.

"Indonesia melalui Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) diharapkan dapat memberi masukan kepada Pemerintah untuk mengambil tindakan-tindakan yang dipandang perlu," ujar Mulyanto dikutip dari LKBN Antara. Sabtu (17/4/2021)

Sebelumnya diketahui bahwa Pemerintah Jepang sedang menyiapkan proyek pembuangan sebanyak 1,25 juta ton limbah cair radioaktif dari air pendingin bekas PLTN Fukushima ke laut.

Menurut Mulyanto, meski menurut keterangan Pemerintah Jepang limbah tersebut sebelum dibuang akan diolah untuk mencapai baku mutu limbah cair dan mendapat dukungan dari badan tenaga nuklir internasional (IAEA), namun Indonesia tetap harus hati-hati.

"Sebagai negara yang berdaulat, Indonesia harus waspada atas rencana pembuangan limbah nuklir Jepang ini karena risiko kemungkinan mengalirnya limbah radioaktif tersebut masuk ke dalam wilayah perairan Indonesia bersama dengan dinamika arus laut tetap terbuka. Bila ini terjadi maka pengaruh radioaktif lingkungan melalui jalur kritis rantai makanan dapat masuk ke dalam tubuh dan memberikan paparan radiasi internal kepada masyarakat. Hal ini tentu harus kita hindari,” tandasnya.

Editor: DARMO SURYO

Komentar