Trio Ricis Bintangi Sisterlillah The Movie

trio-ricis-bintangi-sisterlillah-the-movie Penayangan perdana Siterillah The Movie.. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung - Sepertinya, sangat jarang, saudara kandung yang tampil bersama membintangi sebuah sinema. Adalah trio bersaudara Ricis, Oki Setiana Dewi, Shindy Putri, dan Ria Ricis, yang melakoninya.

Trio Ricis itu tampil bareng dalam sinema layar lebar bergenre drama produksi Teladan Cinema yang didistribusikan Muflix dan tayang ekskulsif pada momen Ramadan, "Sisterlillah The Movie (Siblings Version). 

Dalam film bernuansa Islami yang naskahnya ditulis Abay Adhitya dan disutradarai Adis Kayl Yurahmah, dan tayang perdana di CGV Paris Van Java Bandung, Minggu (18/4/2021), itu, ketiganya beradu akting memerankan kisah perjalanan perjuangan hidup menggapai mimpinya dalam hubungan persaudaraan, persahabatan, dan asmara. 

Executive Produser "Sisterlillah The Movie" (Siblings Version), Fery Hasan, mengatakan, film yang dibintangi trio Ricis bersaudara ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya muslimah.

"Film ini bisa menjadi referensi masyarakat karena berisi pesan positif, khususnya dalam keluarga," tandasn Owner Founder CEO Muflix ini.

Fery menjelaskan, secara jelas, film ini menggambarkan tiga bersaudara itu memerankan figur masing-masing, yaitu menjadi seorang istri, ibu, pebisnis, ustazah, dokter, dan juga konten kreator. "Dalam kehidupan nyata pun, ketiganya punya beragam peran. Itulah yang membuat kami memilih Oki, Ria Ricis dan Shindy dalam film ini," lanjutnya. 

Ferry menjelaskan, proses penggarapan film dan syuting tergolong singkat. Persiapannya mulai bergulir selama 26 hari, yakni 26 Februari-7 Maret 2021. Penggarapannya pun singkat, yakni sekitar 8 hari. Lokasinya, sebut dia, Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan Bogor.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, yang turut menonton penayangan perdana, mengapresiasi film berdurasi 90 menit tersebut. "Alhamdulillah saya bisa kembali menonton film di bioskop. Terakhir, satu tahun yang lalu. Hari ini saya menonton dan menyaksikan karya anak bangsa," kata Emil, sapaan akrab mantan Wali Kota  Bandung ini. 

Emil menilai film ini mengandung makna lain. Yaitu, mengajarkan kepada siapa pun untuk tetap produktif meski dalam pandemi Covid-19.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar