Antisipasi Cuaca Ekstrim, Ini Langkah Pemkot Bandung

antisipasi-cuaca-ekstrim-ini-langkah-antisipasi-pemkot-bandung Antisipasi Cuaca Ekstrim, Ini Langkah Antisipasi Pemkot Bandung. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung - Wali Kota Bandung, Oded M. Danial telah lakukan berbagai persiapan mengantisipasi cuaca ekstrim yang kerap terjadi di Kota Bandung sekarang ini.

Informasi cuaca ekstrim tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dilaman web bmkg.co.id terkait peringatan dini cuaca 18 April sampai dengan 20 April 2021.


"Ya, kemarin saya sudah bahas dengan SKPD terkait menghadapi cuaca ekstrim ini, paling tidak kita sudah mempersiapkan beberapa aspek tentang fasilitas sungai dan sebagainya di Kota Bandung," ungkap Oded, Senin (19/4).

Dalam peringatan dini cuaca tersebut, BMKG menginformasikan wilayah yang akan mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diantaranya Jawa Barat. Untuk itu, Oded mengimbau agar SKPD terkait memperhatikan aspek tersebut.

"Berbagai persiapan jika ada kejadian telah kita antisipasi, InsyaAllah dinas terkait sudah
rapat dengan asisten dan sedang dikoordinasikan," paparnya.

Sebelumnya diketahui, cuaca ekstrim yang kerap terjadi sekarang ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga mengimbau agar masyarakat waspada terhadap terjadinya bencana, terutama pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan pihaknya terus berupaya memaksimalkan perawatan pohon di Kota Bandung.

"Kita sudah minta ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung untuk rutin melakukan sensus pohon untuk memastikan usia dan rawan tidaknya pohon-pohon di Kota Bandung," papar Ema di Balai Kota Bandung.

Pasalnya, ungkap Ema, ada aturan penanganan untuk pohon yang sudah tidak layak dan akan berdampak buruk.  "Bisa dipotong atau dipapas, untuk meminimalisir terjadinya pohon tumbang. Contoh di jalan Galunggung minta dipapas, asalkan yang nebang dilakukan oleh institusi yang berwenang. Dan sebelumnya kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu," bebernya.

Karena itu, sensus dilakukan guna menyusur lokasi pohon-pohon yang ada di Kota Bandung. Bahkan, lanjutnya, masyarakat pun bisa melaporkan jika melihat ada pohon yang dianggap sudah tidak layak atau kondisinya sudah rawan tumbang.

Editor: DARMO SURYO

Komentar