Beredar Surat Bebas Corona Aspal di Cianjur, Dinkes Siap Beri Sanksi

beredar-surat-bebas-corona-aspal-di-cianjur-dinkes-siap-beri-sanksi Beredar Surat Bebas Corona Aspal di Cianjur, Dinkes Siap Beri Sanksi Tegas. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy menegaskan jika pihaknya akan terus menelusuri terkait oknum yang berani membuat surat keterangan asli tapi palsu karena pemegang surat mengatakan tidak harus menjalani tes cepat antigen.

"Kita akan telusuri sejauh mana keterlibatan oknum tersebut, kalau terbukti sudah pasti sanksi tegas menanti. Kami masih menelusuri keterlibatan oknum tersebut secara internal sebelum diserahkan ke ranah hukum," ujar dr Irvan dikutip dari LKBN Antara, Minggu (2/5/2021)

Ia menjelaskan, prosedur mendapatkan surat keterangan bebas COVID-19 antigen, tidak hanya dari dinas kesehatan, namun dapat diperoleh dari klinik atau rumah sakit yang ditunjuk, sedangkan dari dinas biasanya diberikan secara cuma-cuma setelah warga melakukan tes cepat antigen.

Seperti diketahui, sejumlah sopir travel gelap di Cianjur, mengakui selama ini dapat lolos dari pemeriksaan petugas di sejumlah wilayah yang dilalui karena berbekal surat keterangan bebas COVID-19 antigen asli tapi palsu dari oknum di dinas kesehatan.

Untuk satu lembar surat keterangan, ungkap seorang sopir travel gelap sebut saja Romli, cukup mengeluarkan uang Rp50.000 sampai Rp100.000, sehingga dia dan penumpang dapat dengan mudah keluar masuk Cianjur karena mengantongi surat sakti tersebut.    


Editor: DARMO SURYO

Komentar