Polisi akan Usut Tuntas Dugaan Surat Bebas COVID-19 Palsu di Cianjur

polisi-akan-usut-tuntas-dugaan-surat-bebas-covid-19-palsu-di-cianjur Kapolres Cianjur, Jawa Barat, AKBP Mochamad Rifai. (antara)

PINDAINEWS, Cianjur--Sejumlah pegawai Dinas Kesehatan Cianjur dipanggil polisi terkait surat bebas COVID-19 antigen yang diduga asli tapi palsu (aspal). 

Jajaran Polres Cianjur masih memburu dan segera akan menangkap pelaku yang diduga oknum PNS terkait surat aspal yang ditandatangani kepala dinas tersebut.

"Kita akan panggil kepala dinas untuk dimintai keterangan terkait beredar-nya surat keterangan asli tapi palsu karena informasi secara lisan, pejabat di lingkungan dinas tidak pernah mengeluarkannya dan surat keluar harus disertai tes cepat antigen," kata Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, seperti dilansir LKBN Antara, Senin (3/5/2021). 

Pihaknya segera menetapkan tersangka setelah kepala dinas memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan terkait prosedur yang berlaku.

Mochamad Rifai pun menegaskan akan mengusut tuntas dan tidak akan segan untuk menangkap pelaku meskipun statusnya ASN. 

"Kita tidak akan pandang bulu, kemungkinan ini jaringan," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan penelusuran secara internal dengan meminta keterangan sejumlah pegawai yang mengeluarkan surat keterangan bebas COVID-19 antigen asli dari dinas.

Beberapa kejanggalan jelas terlihat dari surat keterangan palsu tersebut, terutama tanda tangan pejabat yang dipalsukan.

"Kami sudah menelusuri tanda tangan dan format surat keterangan tersebut, hampir sama dengan yang kami keluarkan," katanya.

Saat ini, pihaknya menyerahkan kasus tersebut ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti karena selama ini, pihaknya tidak mengeluarkan surat keterangan tanpa dilakukan tes cepat antigen.

"Tidak ada surat keterangan yang dikeluarkan tanpa tes terlebih dahulu," pungkasnya.

Editor: Haris Pam

Komentar