PT KAI Operasikan 19 Perjalanan Khusus Non-Mudik

pt-kai-operasikan-19-perjalanan-khusus-non-mudik PT KAI operasikan 19 perjalanan kereta non-mudik.. (antaranews.com)

PINDIANEWS, Bandung -- Sebagai upaya mencegah, meminimalisir, sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pemerintah memberlakukan pelarangan mudik menggunakan berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara, termasuk kereta, pada 6-17 Mei 2021.

Namun, pada periode itu, pemerintah membolehkan masyarakat untuk melakukan perjalanan yang sifatnya non-mudik. Misalnya, perjalanan dinas, melayat anggota keluarga yang sakit atau meninggal, ibu hamil yang disertai seorang kerabatnya, dan perjalanan non-mudik lainnya.

Ada persyaratan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan non-mudik itu. Di antaranya, bagi yang berusia melebihi 17 tahun, wajib memiliki keterangan, baik surat dinas maupun Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) yang ditandatangani pejabat berwenang, seperti pejabat setingkat eselon II, pemimpin perusahaan, dan kepala desa atau lurah setempat. 

Selain itu, juga wajib keterangan negatif Covid-19, baik berupa hasil Polymerase Chain Reaction (PCR), Swab Test, Rapid Test Antigen, maupun GeNose C-19 Test.

Karenanya demi pemenuhan kebutuhan perjalanan non-mudik, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), selama periode 6-17 Mei 2021, tetap mengoperasikan armadanya.

"Pada periode 6-17 Mei 2021, kami mengoperasikan 19 kereta jarak jauh. Kereta-kerata itu untuk melayani pelaku perjalanan berkeperluan mendesak yang sifatnya non-mudik," tandas Vice President Public Relation PT KAI (Persero), Joni Martinus, Senin (3/5/2021) malam.

Di antara ke-19 kereta jarak jauh, itu, tidak terdapat Argo Parahyangan. Joni mengutarakan, pihaknya memang mengoperasikan kereta jarak jauh sangat terbatas. Hal itu, ulang Joni, hanya untuk mengakomodir masyarakat untuk bepergian non-mudik. 

Selain 19 kereta jarak jauh, tambah Joni, pihaknya pun mengoperasikan 16 kereta lokal. Namun, sambungnya, pihaknya membatasi operasional ke-16 kereta lokal itu, yakni keberangkatan dari stasiun awal maksimal pukul 20.00 WIB.

"Masyarakat yang hendak bepergian non-mudik menggunakan kereta, bisa memesan tiket melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI. Sedangkan pembelian tiket pada loket stasiun, penjualan langsung pada 3 jam sebelum keberangkatan," urainya, seraya menambahkan, kapasitasnya pun maksimal 70 persen ketersediaan tempat duduk.

Kereta yang Beroperasi pada Masa Pelarangan Mudik (6-17 Mei 2021)

Kereta Jarak Jauh

1. Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasarturi-Gambir pp)

2. Argo Wilis (Surabaya Gubeng-Bandung pp)

3. Gajayana (Malang-Gambir pp)

4. Bima (Surabaya Gubeng-Gambir pp)

5. Argo Lawu (Solo Balapan-Gambir pp)

6. Maharani (Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol pp)

7. Kahuripan (Blitar-Kiaracondong pp)

8. Sritanjung (Lempuyangan-Ketapang pp)

9. Bengawan (Pasar Senen-Purwosari pp)

10. Serayu (Pasar Senen-Purwokerto pp)

11. Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong pp)

12. Tawangalun (Ketapang-Malang Kotalama pp)

13. Probowangi (Surabaya Gubeng-Ketapang pp)

14. Tegal Ekspres (Tegal-Pasar Senen pp)

15. Bukit Selero (Kertapati-Lubuk Linggau pp)

16. Kuala Stabas (Batu Raja-Tanjung Karang pp)

17. Rajabasa (Kertapati-Tanjung Karang pp)

18. Putri Deli (Tanjung Balai-Medan pp)

19. Pasundan Lebaran (Surabaya Gubeng-Kiaracondong pp)

Kereta Lokal

1. Cibatuan

2. Lokal Bandung Raya

3. Penataran

4. Tumapel

5. Dhoho

6. Siliwangi

7. Pandan Wangi

8. Siantar Ekspres

9. Sibinuang

10. Srilelawangsa

11. Kedung Sepur

12. Jenggala

13. Bathara Kresna

14. Cut Meutia

15. Lembah Anai

16. Minangkabau Ekspres

BACA JUGA : 

 

PT KAI Daop 3 Cirebon Siapkan Enam Kereta Khusus


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar