PT KAI Daop 2 Bandung Siapkan 7 Perjalanan Kereta Non-Mudik

pt-kai-daop-2-bandung-siapkan-7-perjalanan-kereta-non-mudik PT KAI Daop 2 Bandung siapkan 7 perjalanan kereta non-mudik.. (Adriansyah/PINDAINEWS)

PINDAINEWS, Bandung -- Dalam waktu dekat, pelarangan mudik Idul Fitri 2021, yakni periode 6-17 Mei 2021 berlaku. Meski demikian, pemerintah masih membolehkan masyarakat untuk bepergian pada periode itu.

Akan tetapi, hanya kalangan tertentu yang boleh melakukan perjalanan tersebut. Yakni, masyarakat yang memang dalam kebutuhan mendesak harus melakukan perjalanan. Artinya, perjalanan itu bersifat non-mudik.

Ada syarat-syarat bagi masyarakat yang memang harus bepergian pada periode 6-17 Mei 2021. Antara lain, dalam kondisi tugas baik Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI)-Kepolisian Republik Indoensia (Polri), tim medis, tentunya, disertai surat tugas atau Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM), yang ditandatangani pejabat berwenang, seperti lurah atau kepala desa.

Selain kedinasan, masyarakat yang hendak melayat kerabatnya yang sakit atau meninggal, pun boleh melakukan perjalanan pada periode itu. Begitu juga dengan ibu hamil, yang disertai seorang kerabatnya.

Aturan itu, mengacu pada Surat Edaran (SE) Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13/2021 dan Surat Edaran Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021.

Selain izin perjalanan tertulis, ada persyaratan lain bagi masyarakat yang bepergian pad aperiode 6-17 Mei 2021 yakni wajib memiliki surat keterangan negatif Polymerase Chain Reaction (PCR), Rapid Test Antigen, atau GeNose C-19 Test.

Segera berlakunya pelarangan mudik Idul Fitri 2021 tersebut, berbagai kalangan pun melakukan persiapan. Begitu juga dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung.

Pada periode pelarangan mudik Idul Fitri 2021, PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung menyiapkan tujuh perjalanan kereta khusus non-mudik. "Empat di antaranya adalah kereta jarak jauh," tandas Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung Kuswardoyo, Selasa (4/5/2021).

Keempat kereta jarak jauh itu, ungkapnya, yakni Argo Wilis (Surabaya Gubeng-Bandung pp), Kahuripan (Blitar-Kiaracondong pp), Pasundan (Kiaracondong-Surabaya Gubeng pp), dan Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong pp).

Tiga lainnya, tambah Kus, sapaan akrabnya, yakni kereta lokal. Ketiga kereta tersebut, ucapnya, yaitu Kereta Cibatuan (Cibatu-Purwakarta), Bandung Raya (Padalarang-Cicalengka), dan Siliwangi (Cipatat-Sukabumi).

Pihaknya, tegas dia, memang mengoperasikan perjalanan kereta pada periode pelarangan mudik Idul Fitri 2021 secara terbatas. Selain itu, sebagai bagian protokol kesehatan, pihaknya pun hanya menyediakan 70 persen kapasitas tempat duduk bagi setiap perjalanan kereta. 

Kus, meneruskan, pada periode 6-17 Mei 2021, pihaknya hanya mengoperasikan kereta jarak jauh khusus. Yaitu, terangnya, hanya berlaku bagi masyarakat yang melakukan perjalanan non-mudik.

Soal tiket, terang dia, masyarakat bisa memperolehnya melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI. Khusus pembelian tiket pada loket stasiun, penjualannya 3 jam sebelum keberangkatan.

Untuk perjalanan kereta lokal, imbuh dia, pihaknya memberlakukan jam operasional keberangkatan dari stasiun awal. "Maksimal keberangkatannya,  pukul 20.00 WIB," terang dia.

Jadwal Kereta Non-Mudik PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung

Kereta Jarak Jauh 

1. Argo Wilis (Surabaya Gubeng-Bandung pp)

2. Kahuripan (Blitar-Kiaracondong pp)

3. Pasundan (Kiaracondong-Surabaya Gubeng pp)

4. Kutojaya Selatan (Kutoarjo-Kiaracondong pp)

Kereta Lokal

1. Cibatuan (Cibatu-Purwakarta)

2. Bandung Raya (Padalarang-Cicalengka)

3. Siliwangi (Cipatat-Sukabumi)


BACA JUGA : 

 

PT KAI Operasikan 19 Perjalanan Khusus Non-Mudik

BACA JUGA : 

 

Siapa Saja yang Boleh Pakai Kereta Khusus Non-Mudik?


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar