Pertengahan Pekan, Rupiah Terkoreksi Lagi

pertengahan-pekan-rupiah-terkoreksi-lagi Pertengahan pekan, rupiah terkoreksi lagi.. (net)

PINDAINEWS -- Memasuki pertengahan pekan perdana Mei 2021, perkembangan rupiah kurang positif. Pada penutupan transaksi antar-bank, Rabu (5/5/2021) petang, rupiah terkoreksi sangat tipis, yakni 5 poin atau 0,03 persen.

Akibatnya, petang ini, posisi rupiah menjadi Rp 14.435 per dolar Amerika Serikat (AS). Hari sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.430 per dolar AS.

Tadi pagi, ketika pembukaan transaksi, rupiah pun terkoreksi, yakni menjadi Rp 14.440 per dolar AS. Pergerakan rupiah hari ini pada level Rp 14.427-Rp 14.443 per dolar AS.

Kondisi yang sama terjadi pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), yang hari ini, menunjukkan, posisi rupiah menjadi Rp 14.439 per dolar AS. Hari sebelumnya, posisi rupiah yaitu Rp 14.431 per dolar AS.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, berpendapat, terkoreksinya rupiah karena Investor menunggu data ekonomi AS berikutnya, termasuk yang diterbitkan Institute of Supply Management (ISM) Non-Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) dan Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP.

Selain itu, juga akiibat pergerakan indeks dolar AS, yang saat ini, posisinya yakni 91,363, atau lebih besar daripada sebelumnya, 91,288. Begitu juga dengan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun, yang kini pada level 1,603 persen, lebih tinggi daripada posisi sebelumnya, 1,592 persen.

Sentimen lainnya, ekonomi Indonesia pada triwulan I, yang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terkontraksi 0,74 persne, juga berpengaruh pada pergerakan rupiah.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar