BMKG Minta Nelayan Papua Barat Waspadai Fenonema Water Spout

bmkg-minta-nelayan-papua-barat-waspadai-fenonema-water-spout BMKG Minta Nelayan Papua Barat Waspadai Fenonema water spout. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Terkait dengan Fenomena alam "water spout" yang terlihat di perairan Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, pada Sabtu (8/5) siang. BMKG menegaskan jika fenomena alam itu berbahaya bagi nelayan dan kapal.

"Fenomena water spout sangat berbahaya bagi nelayan ataupun kapal penumpang yang melakukan pelayaran bertepatan pada saat terjadi pusaran atau belalai angin itu​​​​​​," ujar ​Kepala BMKG stasiun Rendani Manokwari, Daniel Tandi dikutip dari LKBN Antara. Minggu (9/5/2021)

Penampakan "water spout" itu sempat diabadikan warga melalui video pendek dan beredar di media sosial. 

Menurut Daniel Tandi fenomena "water spout" kalau di laut sangat berbahaya bagi nelayan atau kapal penumpang karena bisa menimbulkan gelombang akibat pusaran angin.

"Kalau angin puting beliung kejadiannya di darat dan berbahaya bagi rumah penduduk," katanya.

Dia menjelaskan fenomena "water spout" sendiri biasanya terbentuk dari sistem awan cumulonimbus. Namun demikian, tidak semua awan cumulonimbusdapat menimbulkan fenomena tersebut.

"Tidak semua awan cumulonimbus dapat menimbulkan fenomena 'water spout' karena itu pun tergantung pada kondisi labilitas atmosfer," tandasnya.

Editor: DARMO SURYO

Komentar