Peringati HTTS, Orchid Forest Hadirkan Wisata Bebas Tembakau

peringati-htts-orchid-forest-hadirkan-wisata-bebas-tembakau Peringati Hari Tanpa Tembakau, Orchid Forest Hadirkan Wisata Bebas Tembakau. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung - Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang jatuh pada hari ini Senin (31/5) Orchid Forest Cikole hadirkan #WisataTanpaTembakau dengan melarang semua kegiatan yang berhubungan dengan tembakau dilokasi wisata Orchid Forest Cikole. 

“Menghirup udara segar adalah hak kita semua, kami terus mendukung inisiasi pemerintah untuk mengurangi konsumsi produk tembakau. Pasalnya, dapat mencemari udara, terutama di tengah hutan Orchid Forest Cikole dimana hutan memiliki peran yang penting sebagai paru-paru dunia untuk terus dapat memberikan udara terbaik bagi kita semua” ucap Barry Akbar, selaku CEO Orchid Forest Cikole yang menginisiasi gerakan #WisataTanpaTembakau.

Disamping itu, untuk memberikan reward bagi para pengunjung, Orchid Forest Cikole akan menukar tembakau yang dibawa pengunjung dengan hadiah kecil berupa permen agar pengunjung bisa menikmati wisata di Orchid Forest Cikole dengan bebas polusi.

Selain udara segar yang bisa dinikmati, jelasnya, pengunjung pun dapat beriwasata dengan beragam wahana yang tersedia. Beberapa wahana yang sudah cukup terkenal hingga masuk ke beberapa halaman situs destinasi wisata dunia seperti wahana “wood bridge” dan juga “garden of lights”. 

"Terdapat juga 157 jenis bunga anggrek beraneka macam dikembangkan disini sebagai wisata edukasi yang menjadikan Orchid Forest Cikole sebagai pusat penangkaran anggrek terbesar di Indonesia," paparnya. 

 Ditengah pandemi ini, Orchid Forest Cikole diakui Barry, selalu mengedepankan protokol kesehatan untuk menekan laju penyebaran virus covid-19. Salah satunya, dengan menyediakan berbagai infrastruktur penunjang seperti fasilitas tempat mencuci tangan, cek suhu tubuh, gate disinfectant dan jaga jarak sesama pengunjung. 

"Pengunjung dapat mengakses Orchid Forest Cikole menggunakan moda transportasi umum atau bisa menggunakan alat transportasi pribadi baik sepeda motor maupun mobil. Tidak perlu khawatir karena akses jalan menuju tempat ini sudah sangat baik dan nyaman untuk dilewati. Jika berangkat dari pusat kota, jarak yang akan tempuh kira-kira adalah 20 km," tandasnya.


Editor: DARMO SURYO

Komentar