Sumsel Masuk Musim Kemarau, Potensi Karhutla Meningkat

sumsel-masuk-musim-kemarau-potensi-karhutla-meningkat Sumsel Masuk Musim Kemarau, Potensi Karhutla Meningkat. (antaranews.com)

PINDAINEWS.-- Stasiun Klimatologi Kenten Palembang menyatakan sebagian Wilayah Sumatera Selatan terpantau sudah mengalami musim kemarau sehingga seluruh pihak diminta waspada terhadap potensi kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan.

Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten Palembang Nandang Pangaribowo, mengatakan wilayah yang telah masuk kemarau berada di zona musim 35 yakni Kabupaten OKI bagian barat, sebagian Banyuasin dan sebagian OKU.

"Perkiraan wilayah Sumsel 100 persen mengalami kemarau pada Agustus atau saat puncak musim kemarau," ujar Nandang dikutip dari LKBN Antara. Rabu (9/6/2021)

Menurut dia musim kemarau di Sumsel normalnya memang masuk dari tiga wilayah itu, selanjutnya ke arah Sumsel bagian tengah-selatan lalu bagian barat sesuai pergerakan Angin Monsun Australia yang membawa angin kering.

Pihaknya memperkirakan musim kemarau 2021 lebih kering dibandingkan 2020 dengan sifat hujan normal 0-100 mm, serta tidak sekering musim kemarau 2019 yang menyebabkan ratusan ribu lahan terbakar.

Selain itu pada saat kemarau suhu udara pada siang hari berkisar 28-34 derajat celsius sehingga masyarakat perlu melindungi diri dari panas saat beraktifitas.

"Pada malam hari suhu udara juga terasa agak panas akibat perpindahan posisi matahari dari selatan menuju utara yang membuat panjang gelombang panas matahari menjadi lebih dekat," tandasnya.


Editor: DARMO SURYO

Komentar