Dubes Arab: Pembatalan Haji Indonesia Tak Terkait Vaksin Tertentu

dubes-arab-pembatalan-haji-indonesia-tak-terkait-vaksin-tertentu Ilustrasi penyelengaraan haji. (net)

PINDAINEWS--Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi mengklarifikasi soal dibatalkannya penyelenggaraan haji 1442 H/2021 M oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan bahwa Dubes Syekh Essam menyampaikan klarifikasi itu saat mengunjungi kantor MUI. Kemudian dijelaskan bahwa pembatalan haji tak terkait dengan persoalan diplomasi. 

Disebutkan Dubes, kata Sa'adi, hubungan Indonesia dan Saudi selama ini berjalan baik. Pihaknya pun mengapresiasi sikap pemerintahan Arab Saudi tersebut.

Disampaikan, Essam juga menjelaskan bahwa pembatalan keberangkatan tidak ada hubungannya dengan penggunaan merek vaksin tertentu.

Menurut dia hingga saat ini belum ada pengumuman apapun terkait dengan penyelenggaraan haji. Saudi saat ini belum mengirimkan undangan haji ke negara lain, termasuk Indonesia.

"Langkah Dubes sangat positif dan patut kita apresiasi. Dubes dalam kewenangannya tentu punya otoritas untuk menjelaskan informasi seputar haji, terutama dari perspektif Saudi," kata Wamenag.

Menurut Wamenag, Dubes mengafirmasi apa yang selama ini disampaikan pemerintah terkait alasan kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun ini.

Kebijakan itu didasarkan pada kajian mendalam terkait pandemi dan belum ada informasi resmi dari Saudi.

"Penjelasan Dubes semakin menjernihkan informasi. Pembatalan ini bukan masalah diplomasi, bukan masalah vaksin, dan lainnya. Ini sangat kita apresiasi," katanya.

Wamenag mengajak para pihak untuk tidak menjadikan masalah haji sebagai komoditas politik.

"Mari bersama menenangkan para calon jemaah dan menciptakan suasana yang kondusif dengan tidak menebar hoaks dan informasi yang tidak jelas kebenarannya," ujar Wamenag.


Editor: Haris Pam

Komentar