Tiga Hari Jalani Sanksi Penjara PPKM, Asep Lutfi Hirup Udara Bebas

tiga-hari-jalani-sanksi-penjara-ppkm-asep-lutfi-hirup-udara-bebas Tiga hari jalani sanksi penjara PPKM, Asep Lutfi hirup udara bebas.. (ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Beberapa waktu lalu, publik dikejutkan oleh putusan seorang pemuda berusia 23 tahun, Asep Lutfi, yang memilih untuk menjalani kurungan penjara selama tiga hari karena melanggar regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Saat itu, Asep, yang memiliki kedai, melanggar regulasi PPKM Darurat. Ketika itu, ada dua opsi sanksi bagi Asep, yaitu denda bernilai Rp 5 juta atau kurungan penjara selama tiga hari.

Secara mengejutkan, Asep memilih sanksi kurungan penjara selama tiga hari. Pilihan Asep itu bukan tanpa alasan. Penyebabnya, Asep tidak punya dana untuk membayar denda tersebut.

Setelah menjalani masa sanksi kurungan PPKM Darurat selama tiga hari pada Lembaga Pemasyarkatan (Lapas) Kelas II B Tasikmalaya, pada Minggu (18/7/2021) pagi, Asep Lutfi kembali menghirup udara kebebasan.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kepala Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Davy Bartian, mengiyakan bahwa Minggu (18/7/2021) pagi pukul 08.00 WIB, Lutif bebas setelah menjalani hukuman sejak 15 Juni 2021.

Davy menjelaskan, dasar sanksi kurungan bagi Asep Lutfi yakni melanggar Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar 5/2021 tentang Perubahan Atas Perda Pemprov Jabar 13/2018 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.

Usai bebas, Asep berpesan, “Lebih baik ikuti dan patuhi peraturan PPKM darurat, jangan seperti saya. Soalnya, peraturan darurat ini memang untuk kepentingan banyak orang dan semua masyarakat untuk mengurangi penyebaran Covid-19”.

Selama menjalani masa tahanan, Asep Lutfi mengaku menerima sikap dan perlakuan secara baik. Usai bebas, Asep Lutfi kembali mengelola usahanya. Namun, kali ini, tentunya, lebih mematuhi aturan, seperti janjinya. 


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar