Tiga orang Pengunjuk Rasa Tolak PPKM di Bandung Reaktif Covid-19

tiga-orang-pengunjuk-rasa-tolak-ppkm-di-bandung-reaktif-covid-19 Tiga orang pengunjuk rasa tolak PPKM reaktif Covid-19.. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung -- Bukti bahwa wabah Covid-19 masih menerpa Indonesia, termasuk Kota Bandung terjadi pada aksi unjuk rasa penolakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang berlanjut hingga 25 Juli 2021 di Kota Bandung.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Ulung Sampurna Jaya, mengungkapkan, sebanyak tiga orang pengunjuk rasa penolakan PPKM di Kota Bandung, reaktif Covid-19.

"Dasarnya, hasil Rapid Test Antigen yang kami lakukan. Tidak tertutup kemungkinan, jumlahnya bertambah karena kami melakukan pengetasan," tandas Ulung, Rabu (21/7/2021).

Ini membuktikan, sambungnya, kerumunan massa sangat rawan terjadinya penyebaran dan penularan Covid-19. 

Pada sisi lain, Ulung mengungkapkan, pihaknya memeriksa 150 orang pemuda dalam aksi unjuk rasa, yang sempat menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban itu.

Pihaknya, lanjut dia, mendata ratusan pemuda itu di Gedung Sate, tepatnya depan Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Jabar. Lalu, kata dia, pihaknya melakukan Rapid Test Antigen.

Ulung berpendapat, perilaku para pengunjuk rasa itu aksi unjuk rasa, yang titik awalnya di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana dan berlanjut ke Gedung Sate, Jalan Dipenogoro Bandung, itu mengabaikan protokol kesehatan. Misalnya, jelas dia, tidak menjaga jarak dan tidak bermasker.

Namun belum sempat tiba di Gedung Sate, massa menutup jalan di Simpang Jalan Sulanjana-Jalan Diponegoro. Dugaan lainnya, ucap Ulung, massa pun merusak sejumlah fasilitas umum pada sepanjang ruas jalan itu.

Tidak hanya mendata ratusan pengunjuk rasa, Ulung menambahkan, pihaknya meringkus lima orang pengunjuk rasa. Penyebabnya, kelima orang itu membawa sejumlah bom molotov.

Kelima orang itu, lanjut Ulung ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung. 

BACA JUGA : 


Aksi Tolak PPKM Darurat Rusuh


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar