Ribuan Anak Anak Jalani Vaksinasi Covid-19

ribuan-anak-anak-jalani-vaksinasi-covid-19 Ribuan anak usia 12-17 tahun ikuti Vaksinasi Covid-19.. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung - Hingga kini, pemerintah-pemerintah daerah sangat serius memerangi wabah Covid-19, tidak terkecuali Kota Bandung. Apalagi, berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung, kasus aktif SARS-Cov2 di Kota Kembang terus bertambah.

Karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menggulirkan beragam cara. Satu di antaranya, mengakselerasi Vaksinasi Covid-19. Terkini, Pemkot Bandung menyasar sekitar 1.000 orang anak usia 12-17 tahun. 

"Selain akeselerasi pencegah potensi penularan Covid-19, Vaksinasi Covid-19 bagi kalangan 12-17 tahun ini pun sebagai apresiasi Hari Anak Nasional di Kota Bandung. "Alhamdulillahm, proses Vaksinasi Covid-19 lancar dan tetap memperhatikan protokol kesehatan ketat," tandas Ketua Forum Bandung Sehat (FBS), Siti Muntamah, Rabu (28/7/2021).

Ummi Oded, sapaan akrabnya, mengemukakan, saat menjalani Vaksinasi Covid-19, ke-1000 anak itu didampingi orang tua. Para anak-anak itu, tukasnya, terlihat antusias mengikuti kegiatan Vaksinasi Covid-19.

Antusiasme itu terlihat pada jumlah pendaftar. Hanya dalam waktu tiga jam, ungkapnya, sekitar 800 anak-anak mendaftar. Kemudian, 20 menit berikutnya, pendaftaran langsung tutup karena memenuhi kuota. 

Ini berarti, jelasnya, masyarakat Kota Bandung open mind. Melihat hal itu, Siti Muntamah menegaskan, pihaknya terus melakukan kegiatan yang sama sebagai daya dukung Vaksinasi Covid-19. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Rita Verita, menambahkan, antusias masyarakat untuk menjalani Vaksinasi Covid-19 sangat besar. Indikatornya, terang dia, tercermin pada jumlah pendaftar yang melewai kuota.

"Jumlah pendaftar sebanyak 1.030 orang. Sedangkan kuotanya, 1.000 orang," katanya.

Dia mengemukakan, Vaksinasi Covid-19 ini merupakan bagian aktivitas Hari Anak Nasional. "Kegiatan lainnya, webinar yang menghadirkan tokoh-tokoh nasional," kata dia.  


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar