Stimulus Listrik Mulai Digulirkan PLN

stimulus-listrik-mulai-digulirkan-pln . (net)

PINDAINEWS -- Terjadinya wabah Covid-19 menyebabkan perekonomian berbagai sektor tersendat. Hal itu berdampak sigfinikan pada daya beli masyarakat.

Melihat kondisi itu, pemerintah menggulirkan berbagai program untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Di antaranya, berupa stimulus energi listrik.

"Kami memastikan stimulus listrik tersalurkan secara tepat sasaran untuk menopang daya beli masyarakat. Tahun ini, kami menyalurkan stimulus listrik bernilai Rp 11,72 triliun," tandas Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)  (Persero), Bob Saril, dalam keterangan resminya, Sabtu (31/7/2021).

Bob mengutarakan, penyaluran stimulus listrik itu mengacu pada data based yang pihaknya miliki. Selain itu, lanjutnya, penerima sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos). 

Sinkronisasi data pun, tegasnya, pihaknya gulirkan bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. "Jika ada perubahan jumlah penerima manfaat, pengesahannya melalui Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (Energi dan Sumebr Daya Mineral)," lanjutnya.

Agar lebih tepat sasaran, kata Bob, pihaknya pun berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Hal ini, terangnya, berkaitan dengan agar penyaluran stimulus lebih luas hingga pada level perdesaan, bahkan Rukun Tetangga (RT)-Rukun Warga (RW). 

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ida Nuryatin Finahari, menjelaskan, stimulus ketenagalistrikan triwulan III dan IV 2021 bernilai Rp 4,97 triliun. Khusus triwulan III 2021, ujarnya, pemerintah menyiapkan dana stimulus Rp 2,43 triliun bagi 26,82 juta pelanggan. 

"Lalu, pada triwulan IV 2021, anggarannya Rp 2,54 triliun bagi 27,12 juta pelanggan. Sedangkan realisasi anggaran semester I 2021 bernilai Rp 6,75 triliunm: ungkapnya. 

Dia menambahkan, total anggaran situmus ketenagalistrikan yang pendistribusiannya bagi diskon tarif bernilai Rp 9,46 triliun. Sedangkan stimulus tentang pembebasan rekening minimum, biaya beban dan abodemen, imbuhnya, bernominal Rp 2,26 triliun.

Stimulus Listrik Hingga Desember 2021

1. Pelanggan golongan rumah tangga berdaya dan bisnis kecil-industri kecil berdaya 450 VA diskon tarif listrik 50 persen, maksimal penggunaan 720 jam.

2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diskon tarif listrik 25 persen, maksimal penggunaan 720 jam nyala.

3. Pembebasan abonemen, dan ketentuan rekening minimum, diskon 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar