Selama Satu Pekan, Jasa Marga Perbaiki 2 titik Ruas Japek

selama-satu-pekan-jasa-marga-perbaiki-2-titik-ruas-japek Jalan tol.. (antaranews.com)

PINDAINEWS -- Masyarakat yang  hendak melintas ruas jalan Tax On Locatin (TOL) Jakarta-Cikampek (Japek) wajib berhati-hati dan waspada. Pasalnya, selama satu pekan, yakni periode 31 Juli-7 Agustus 2021, berlangsung perbaikan dua titik ruas jalur bebas hambatan itu.

Diwartakan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, PT Jasa Marga (Persero) memperbaiki dua titik ruas TOL Japek. Hal itu sekaligus upaya korporasi berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut untuk meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

"Rekonstruksi rigid pavement ini dilakukan Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTTRD) selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), yang menjadi  service provider pemeliharaan jalan," tandas General Manager Representative Office 1 JTTRD, Muhammad Taufik Akbar, Sabtu (31/7/2021).

Taufik menjelaskan, pada agenda kali ini, dua titik yang menjadi lokasi pekerjaan rekonstruksi tersebut yakni Kilometer (KM) 35+907-KM 36+135 lajur 1 ruas TOL Japek arah Cikampek. Total penanganannya, jelas dia, sejauh 175 meter.

Agenda pekerjaannya bergulir Sabtu (31/7/2021) malam mulai pukul 20.00 WIB. Targetnya, sebut dia, pekerjaan ini tuntas pada 6 Agustus 2021 sekitar pukul 12.00 WIB.

Titik berikutnya, sambung dia, yakni KM 26+581-KM 26+267 lajur 1 ruas  TOL Japek arah Jakarta. Jarak total penanganannya yaitu 130 meter. "Pekerjaannya berlangsung 2 Agustus 2021 pukul 08.00 WIB. Targetnya, tuntas 7 Agustus 2021 pukul 24.00 WIB," ungkapnya.

Meski bergulir pekerjaan perbaikan, Taufik memastikan, pihaknya tidak memberlakukan penutupan jalan. Ruas TOL Japek tetap beroperasi dan bisa dilalui publik secara normal.

Namun, ungkap dia, sebagai upaya meminimalsiri berbagai risiko, pihaknya menyiapkan sejulah mitigasi. Misalnya, kata Taufik, pengalihan arus lalu lintas yang terdampak sebelum area kerja.

Kemudian, ucapnya, mempersempit area kerja pada lajur 1, termasuk persiapan contra-flow (skema lawan arah) apabila kondisi lalu lintas kendaraan padat. Tentu saja, sahutnya, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO).


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar