Penjualan Moncer, Kia pun Raup Untung Besar

penjualan-moncer-kia-pun-raup-untung-besar . (net)

PINDAINEWS -- Terjadinya wabah Covid-19 benar-benar membuat beragam sektor industri terhantam cukup hebat, termasuk otomotif. Akan tetapi, secara perlahan-lahan, industri otomotif mulai menggeliat. Hal itu pun ditunjukkan industri raksasan asal Korea Selatan, Kia Motors Corporation.

Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara mengabarkan, pada triwulan II 2021, Kia Motors Corporation mencatat kinerja penjualan yang moncer. Secara total, sebanyak 754.117 unit produk Kia Motor Corporation habis terjual. 

Secara otomatis, moncernya penjualan tersebut menyebabkan Kia Motors Corporation meraup untung besar. Secara nominal, perolehan laba Kia Motors Corporation pada periode triwulan II 2021 menjadi 1,49 triliun won. Sebelumnya, Kia Motors Corporation meraup laba 145,2 miliar won.

Positifnya performa Kia Motors Corporation itu berkat berbagai produk baru serta kesuksesan berkelanjutan varian Recreational Vehicle (RV), termasuk model Sport Utility Vehicle (SUV), yakni Kia Telluride, Kia Seltos, dan Kia Sorento, dan minivan andalannya, Kia Karnaval.

Meski demikian, ada permasalahan yang harus disikapi Kia Motors Corporation secara serius. Yakni, kemungkinan dampak Covid-19 yang masih berlanjut dan dan pasokan chip semikonduktor, termasuk serta fluktuasi biaya bahan baku.

Khusus chip semikonduktor, Kia Motors Corporation memiliki jurus antisipasinya. Secara fleksibel, industri yang tergabung dengan Hyundai Motor Group ini menyesuaikan rencana produksinya sesuai kondisi pasokan.

Selain itu, secara terlebih dahulu, Kia Motors Corporation mengamankan inventaris komponennya melalui sistem pemesanan yang cukup selama satu tahun seraya mencari suku cadang chip alternatif.

Jurus lainnya, secara proaktif, Kia Motors Corporation memperluas produksi komponen lokal, termasuk mendiversifikasi rantai pasokan, dan memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra semikonduktor.

BACA JUGA : 


Sebanyak 754 Ribu Kia Terjual Habis Selama Triwulan II 2021


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar