Di Jabar, BOR RS Rujukan Covid-19 Terus Berkurang

di-jabar-bor-rs-rujukan-covid-19-terus-berkurang Level BOR di Jabar sangat rendah, yakni 9,3 persen.. (net)

PINDAINEWS, Bandung -- Banyak indikator yang menunjukkan bahwa perkembangan kasus aktif Covid-19 terus berkurang. Satu di antaranya, dalam hal level Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur fasilitas kesehatan bagi pasien Covid-19.

Di Jabar, melalui kerja ekstra keras, level BOR terus berkurang. Posisi terakhir, level BOR tidak melebihi 10 persen.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, mengungkapkan, saat ini, level BOR rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 berada pada level yang rendah, yakni 9,3 persen.

"Kini, level BOR di Jabar 9,3 persen. Sebelumnya, sekitar 12 persen. Alhamdulillah, mudah-mudahan kita pertahankan," tandas Emil, sapaan akrabnya. 

Pada sisi lain, mantan Wali Kota Bandung ini menyatakan, dua daerah di Jabar, yakni Kabupaten Cirebon dan Purwakarta, saat ini, berada pada Level 4 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), 

Emil mengatakan, kondisi itu terjadi karena faktor data. "Jadi, secara epidemologi, bukan kasusnya yang bertambah. Sebenarnya, bukan pada Level 4 PPKM. Tapi, data yang terbaca, terjadi pertambahan kasus yang bersumber pada kasus masa lalu. Karenanya, kedua daerah itu masuk Level 4 PPKM," dalih Emil.

Melihat kondisi itu, Emil menegaskan, saat ini, pihaknya mengomunikasikannya dengan pemerintah pusat. 


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar