Rupiah Terkulai Lagi, Apa Sebabnya?

rupiah-terkulai-lagi-apa-sebabnya Petang ini, rupiah terkoreksi 10 poin.. (net)

PINDAINEWS -- Setelah bergerak positif selama beberapa hari, jelang akhir pekan ini, rupiah terulai lagi, Pada penutupan transaksi antar-bank, Kamis (16/9/2021) petang, rupiah terkoreksi 10 poin atau 0,07 persen.

Akibatnya, rupiah berada pada level Rp 14.252 per dolar Amerika Serikat (AS). Sedangkan posisi sebelumnya, yaitu Rp 14.242 per dolar AS.

Padahal, pada pembukaan transaksi tadi pagi, rupiah sempat bergerak positif. Saat itu, rupiah pada posisi Rp 14.215 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada kisaran Rp 14.223-Rp 14.258 per dolar AS.

Lain halnya dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI). Hari ini, JISDOR BI menunjukkan, rupiah bergerak positif pada posisi Rp 14.238 per dolar AS. Posisi sebelumnya, yakni Rp 14.252 per dolar AS.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk (Persero), Rully Arya, berpendapat, ada sentimen global dan domestik yang memengaruhi perkembangan rupiah.

Sentimen global itu, jelasnya, terkoreksinya sejumlah mata uang karena indeks dolar AS turun akibat kecenderungan pelemahan ekonomi Negeri Paman Sam dan inflasi yang landai.

Sentimen dalam negeri, ujarnya, pasar menyambut positif data neraca perdagangan Indonesia yang mencatatkan surplus jauh melebihi perkiraan.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar