Awal Pekan Ketiga September, Rupiah Terkontraksi

awal-pekan-ketiga-september-rupiah-terkontraksi Awal pekan ini, rupiah terkontraksi 20 poin.. (ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Memasuki pekan ketiga September 2021, pergerakan rupiah kurang menggembirakan. Pada penutupan transaksi antar-bank, Senin (20/9/2021) petang, rupiah terkoreksi 20 poin atau 0,14 persen.

Akibatnya, kini, rupiah berada pada posisi Rp 14.243 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada sesi penutupan sebelumnya, rupiah berada pada level Rp 14.223 per dolar AS.

Indikasi terkontraksinya rupiah terjadi pada pembukaan transaksi tadi pagi. Saat itu, rupiah terkontraksi pada posisi Rp 14.252 per dolar AS. Hari ini, pergerakan rupiah pada kisaran Rp 14.238-Rp 14.275 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), hari ini, juga menunjukkan, bahwa rupiah bergerak negatif pada posisi Rp 14.251 per dolar AS. Posisi rupiah sebelumnya, yakni Rp 14.233 per dolar AS.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, berpendapat, kondisi ini terjadi sebagai efek sikap investor yang bersiap menyikapi putusan Bank Sentral AS, The Federal Reserve, untuk melakukan tapering atau pengurangan stimulus moneter.

Kondisi ini, jelasnya, menyebabkan pelaku pasar berspekulasi bahwa pengurangan stimulus berlaku lebih cepat, yakni sebelum 2021 berakhir.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar