Suku Bunga Acuan Tidak Berubah, Rupiah pun Perkasa

suku-bunga-acuan-tidak-berubah-rupiah-pun-perkasa Rupiah kokoh karena suku bunga BI tidak berubah.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS -- Hari ini, Rapat Dewan  Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga acuan alias BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) yakni tetap pada level 3,5 persen. Ternyata, putusan itu berimbas positif pada pergerakan rupiah.

Pada penutupan transaksi antar-bank, Selasa (21/9/2021) petang, rupiah bergerak positif 5 poin atau 0,04 persen. Kini, rupiah pada level  Rp 14.238 per dolar Amerika Serikat (AS), Hari sebelumnya, rupiah pada posisi Rp 14.243 per dolar AS.

Namun, pada pembukaan transaksi tadi pagi, rupiah sempat terkontraksi. Saat itu, rupiah terkoreksi pada posisi Rp 14.255 per dolar AS. Pergerakan rupiah hari ini, pada kisaran Rp 14.237-Rp 14.255 per dolar AS.

Pergerakan positif rupiah pun terjadi pada kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), yang menunjukkan, mata uang Garuda berada pada level Rp 14.244 per dolar AS. Posisi sebelumnya yaitu Rp 14.251 per dolar AS.

Melansir Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX), Nikolas Prasetia, berpendapat, selain putusan RDG BI yang tidak mengubah suku bunga acuan, ada faktor lain yang menyebabkan rupiah bergerak positif.

Yaitu, jelasnya, pelaku pasar sedikit wait-and-see menjelang pertemuan Bank Sentral AS, The Federal Reserve, yang rencananya bergulir pekan ini. 

 

BACA JUGA : 

Aliran Modal Asing ke Indonesia Bernilai Miliaran Dolar AS.

BACA JUGA : 

 

Suku Bunga Acuan BI Tidak Berubah, Tetap 3,5 Persen


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar