Sembilan di antara 1.000 Orang Alami Bibir Sumbing

sembilan-di-antara-1000-orang-alami-bibir-sumbing Anak-anak penderita bibir sumbing ikuti sebuah acara The Smile Day.. (Trie Widiyantie/PindaiNews)

PINDAINEWS, Bandung - Sepertinya, Tidak banyak masyarakat yang mengtahui bahwa sekitar 6-9 orang di antara setiap 1.000 orang penduduk Indonesia menderita bibir sumbing. Mayoritas,

Karenanya, seiring dengan The World Smile Day,  Cleft Center Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit Langit (YPPCBL) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjajaran (Unpad), melakukan sejumlah agenda yang membuat kalangan penderita bibir sumbing bisa tersenyum.

Country Manager & Program Director Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, berpendapat, penanganan bibir sumbing yang komprehensif di Indonesia merupakan hal penting. Dia mengutarakan, berdasarkan data, terdapat 540 bayo di dunia terlahir dalam kondisi bibir sumbing setiap harinya, termasuk di Indonesia.

"Secara fisik, bibir sumbing menyebabkan komplikasi. Antara lain, sulit makan, bernafas, mendengar, dan berbicara. Bahkan, tidak jarang pula mengganggu psikis anak," tandasnya.

Karena itu, tegas dia, pihaknya melakukan sejumlah cara bagi anak-anak dan kalangan penderita bibir sumbing di Indonesia. Di antaranya, operasi bibir sumbing gratis plus program Comprehensive Cleft Care (CCC).

Ketua YPPCBL, Drg. Ida Ayu Astuti, Sp. BM, menambahkan, setiap tahunnya, bersama Smile Train Indonesia, pihaknya mengoperasi 600 orang penderita bibir sumbing di Indonesia.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar