Keterbukaan Informasi Terus Digaungkan Pemprov Jabar

keterbukaan-informasi-terus-digaungkan-pemprov-jabar Sekretaris Daerah Pemprov Jabar, Setiawan Wangsaatmaja.. (net)

PINDAINEWS -- Pasca runtuhnya Orde Baru, era keterbukaan pun bergulir, termasuk informasi publik. Hal itu sebagai sebuah cara untuk menyampaikan beragam informasi tentang program-program pembangunan pemerintah sekaligus kontrol sosial.

Tentang keterbukaan informasi publik, Pemerintah Provinsi (Pemrprov) Jabar punya komitmen kuat. Apa yang menjadi komitmennya?

Mengutip sejumlah sumber, Pemprov Jabar bertekad untuk terus mengimplementasikan Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

"Bukti adanya komitmen itu, kami menghadirkan beragam program da aplikasi sebagai daya dukung terciptanya keterbukaan informasi publik," tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jabar, Setiawan Wangsaatmaja, Senin (11/10/2021).

Putera bungsu mendiang mantan Wali Kota Bandung, Husen Wangsaatmaja, ini melanjutkan, mengacu pada Undang Undang 14/2008 tentang KIP, pihaknya membangun dan mengembangkan ekosistem data terintegrasi, Ekosistem Data Jabar.

"Pengembangan ekosistem itu, mencakup tiga portal. Yakni, Open Data Jabar, Satu Data Jabar, dan Satu Peta Jabar," sebutnya.

Portal pertama, jelas dia, yakni Open Data Jabar tentang data bersifat publik dan bisa diakses masyarakat.

Lalu, lanjut dia, Satu Data Jabar, adalah portal berbagi-pakai data antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jabar. Dolam portal kedua itu, ada pengecualian data, yakni publik dan intenal.

Kemudian, tuturnya, Satu Peta Jabar adalah portal berbagi pakai data tentang geospasial atau berupa peta. "Ini menunjukkan, pola dan skema KIP yang kami kembangkan lebih sistematis," tegas Iwan, sapaan akrabnya.

Aplikasi KIP lainnya, tambah dia, yakni Pusat Informasi Penanganan Covid-19 Jabar (Pikobar). Platform ini, imbuhnya, menjadi sarana untuk mempermudah masyarakat memperoleh beragam informasi tentang perkembangan Covid-19, termasuk berkomunikasi dengan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jabar.

Pikobar, lanjutnya, pihaknya memiliki fitur yang tergolong lengkap. Misalnya sebut dia, anti hoaks dan Konsultasi Jiwa Online (KJOL).

"Sedangkan cara kami menyampaikan nformasi program maupun perkembangan Covid-19, yaikni melalui JAPRI (Jabar Punya Informasi). Konferensi pers virtual pun menjadi cara kami menunjukkan keterbukaan informasi," tutupnya.


Editor: Erwin Adriansyah

Komentar