Dana Cekak, Pemkot Tunda Berikan Kadeudeuh Bagi Peraih Medali PON

dana-cekak-pemkot-tunda-berikan-kadeudeuh-bagi-peraih-medali-pon Wali Kota Bandung, Oded M Danial.. (net)

PINDAINEWS, Bandung -- Ajang olah raga multi-event empat tahunan, Pekan Olah Raga Nasional (PON) yang kali ini bergulir di Papua, resmi berakhir. Kontingen Jabar tampil sebagai jawara mengulangi pencapaian 2016.

Tentunya, kontingen Jabar diperkuat para atlet asal seluruh kota-kabupaten Tatar Pasundan, termasuk Kota Bandung. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar pun menyiapkan berbagai apresiasi, termasuk bonus alias kadeudeuh bagi para atlet peraih medali PON XX Papua.

Lain halnya dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Awalnya, Pemkot Bandung berencana memberikan bonus bagi para atlet asal Kota Kembang yang memperkuat kontinge Jabar dan sukses meraih medali PON XX Papua. Akan tetapi, dalam perkembangannya, Pemkot Bandung menunda pemberian bonus itu.

Apa sebabnya?

Terungkap, penundaan pemberian kadeudeuh kepada para atlet Kota Bandung peraih medali PON XX Papua karena dana yang tidak mencukupi.

"Kadeudeuh bagi para atlet Kota Bandung peraih PON XX 2022 tertunda. Anggarannya belum ada. Kita lihat perkembangan," tandas Wali Kota Bandung, Oded M Danial, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Bandung.
Oded berdalih, saat ini, merupakan momen akhir perhitungan penyerapan anggaran 2021. Dia menyatakan, pihaknya segera membahas penganggaran. Namun, khusus PON XX 2021, dana kadeudeuh tidak teranggarkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, menambahkan, pihaknya tetap melayani pelayanan yang optimal bagi para atlet saat tiba di Kota Bandung. "Kami berikan yang terbaik, yakni fasilitasyang layak, termasuk pada masa karantina selama lima hari. Ini bentuk support kami," tambah Ema.

Dalam ajang PON XX 2021, Kota Bandung mengirimkan 214 atlet bagi kontingen Jabar. Itu berarti, sekitar 30 persen kekuatan kontingen Jabar adalah Kota Bandung.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar