Waduh, Belasan Pelajar dan Guru Terpapar Covid-19

waduh-belasan-pelajar-dan-guru-terpapar-covid-19 Belasan pelajar dan guru di Kota Bandung positif Covid-19.. (Ilustrasi/net)

PINDAINEWS, Bandung - Sebuah fakta menunjukkan bahwa Covid-19 masih menerpa berbagai daerah di Indonesia, satu di antaranya, Kota Bandung.

Buktinya, berdasarkan hasil Real Time-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) secara random kepada 1.5.12 orang pelajar dan guru, belasan pelajar dan guru level Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA)-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terpapar Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rosye Arosdiani, mengemukakan, jumlah itu baru sebanyak 348 spesimen siswa dan guru berdasarkan RT-PCR random kepada 1.512 orang.

"Sisanya, belum terbit," tandas Rosye di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Bandung, Selasa (19/10/2021).

Rosye menjelaskan, berdasarkan tes 348 spesimen itu, sebanyak 14 orang yang terdiri atas pelajar dan guru positif Covid-19. Belasan orang itu, lanjutnya, tersebar pada beberapa sekolah. Pada setiap sekolah, ujar dia, jumlah yang terpapar Covid-19 variatif. "Ada yang seorang. Ada juga yang 2-3 orang," sebutnya.

Sekolah-sekolah itu, sambungnya, menjadi kewenangan Dinas Pendidikan (Dsidik) Kota Bandung. Sedangkan pihaknya, lanjut dia, langsung menindaklanjuti hasil tes acak tersebut melalui tracing, testing, dan treatment kontak erat.

Berkenaan dengan RT-PCR acak, Rosye menyatakan, pihaknya memproyeksikan, agenda itu diikuti 3.500 orang pelajar dan guru. Tidak tertutup kemungkinan, cetus dia, apabila pihaknya menemukan lagi asus positif Covid-19, jumlah yang mengikuti RT-PCR menjadi sekitar 5.000 orang.

Dia meegaskan, jika persentase kasus Covid-19 pada setiap sekolah melebihi 5 persen, pihaknya menerbitkan rekomendasi. Isinya, menghentikan aktivitas sekolah secara sementara dan menggulirkan pemeriksaan menyeluruh.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar