Pekan Depan, Ada Syarat Baru Pembelian Tiket Kereta

pekan-depan-ada-syarat-baru-pembelian-tiket-kereta Petugas PT KAI bersiaga memeriksa dokumen para calon penumpang.. (pindainews/ISTIMEWA)

PINDAINEWS, Bandung -- Beragam upaya terus dilakukan berbagai pihak untuk mengantisipasi dan meminimalisir penyebaran Covid-19. Satu di antaranya, berkaitan dengan transportasi massal.

Sebagai korporasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), hingga kini, menerbitkan sejumlah regulasi dan persyaratan perjalanan. Yang terbaru, PT KAI (Persero) mewajibkan masyarakat yang hendak membeli tiket kereta jarak jauh untuk menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Pencantuman NIK Itu tidak hanya bagi calon penumpang dewasa, tetapi juga remaja. Sedangkan WNA (Warga Negara Asing) wajib mencantumkan identitas paspor," tandas Vice President Public Relation PT KAI (Persero), Joni Martinus, Selasa (19/10/2021).

Joni menjelaskan, regulasi tentang pencantuman NIK itu sebagai upaya jajarannya mendukung program pemerintah. Yakni, terang dia, penggunaan NIK pada semua sektor pelayanan publik. Hal itu, lanjut dia, mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) 83/2021.

"Yaitu Pencantuman dan Pemanfaatan NIK dan/atau NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dalam Pelayanan Publik," lanjutnya.

Manager Hubungan Masyarakat (Humas) PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Kuswardojo, menambahkan, regulasi tentang pencantuman NIK itu pun berlaku di wilayah kerjanya.

Dia menerangkan, regulasi pencantuman NIK dan paspor pun sebagai cara memvalidasi status vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 calon penumpang.

"Itu karena, kami mengintegrasikan sistem boarding dengan aplikasi PeduliLindungi.id," sahut Kus, sapaan akrabnya.

Melalui skema itu, kata mantan Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon ini,  secara otomatis, data vaksinasi terverifikasi saat boarding.

Dia meneruskan, para penumpang yang terdaftar pada program membership KAI Access serta yang punya hak tarif reduksi, tetapi masih belum menggunakan NIK, pihaknya meminta mereka supaya segera meng-update data akunnya..

Caranya, kata Kus, melalui Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI, yaitu WhatsApp KAI121 pada nomor 08111-2111-121. Pada 26 Oktober 2021, proses update data bisa berlangsung pada loket stasiun atau aplikasi KAI Access.

Sejatinya, ujar Kus, penerapan pencantuman NIK ini mulai berlaku pada 31 Agustus 2021, yakni pemesanan dan pembelian tiket kereta lokal.

"Pastinya, kami senantiasa mendukung kebijakan pemerintah yang mengupayakan single identity number untuk mengakses pelayanan publik, khususnya, transportasi kereta. Regulasi ini kian mempermudah, mempercepat, memberikan kepastian, dan termasuk meningkatkan keamanan seluruh penumpang," pungkas Kus.

Editor: Erwin Adriansyah

Komentar